NTTHits.com, Jakarta – Pelantikan Deodatus Andreas Deddy Cahyadi Sunjoyo atau Deddy Corbuzier sebagai Staf Khusus (Stafsus) Menteri Pertahanan (Menhan) menjadi perbincangan hangat publik.
Penunjukan ini memicu pro-kontra, apalagi terjadi saat pemerintah tengah melakukan efisiensi anggaran besar-besaran sesuai instruksi Presiden Prabowo Subianto.
Kepala Biro Humas Setjen Kementerian Pertahanan (Kemenhan), Brigjen TNI Frega Wenas, menjelaskan alasan di balik penunjukan Deddy. Menurutnya, sosok Deddy dipilih bukan tanpa alasan.
"Deddy memiliki pengaruh besar di media sosial dan keahlian kuat dalam komunikasi publik," ujar Frega pada Selasa, 11 Februari 2025.
Deddy, yang dikenal luas sebagai podcaster sukses dengan kanal Close The Door, dinilai mampu membangun kesadaran publik terhadap isu-isu pertahanan dan bela negara.
Gaji dan Tunjangan Stafsus Menhan, Berapa Sih?
Sebagai Stafsus Menhan, Deddy kini menyandang status pejabat negara dengan penghasilan yang cukup menggiurkan. Berikut rinciannya:
Baca Juga: Livy Renata Diduga Sindir Deddy Corbuzier, Ungkit Podcast Lawas Bersama Catheez, Udah Tua, Malah Bat
- Gaji Pokok: Berdasarkan Perpres Nomor 10 Tahun 2024, gaji stafsus setara pejabat eselon I, yaitu antara Rp3.880.400 – Rp6.373.200 per bulan.
- Tunjangan Kinerja (Tukin): Sesuai Perpres Nomor 104 Tahun 2018, tukin stafsus dengan kelas jabatan 16 mencapai Rp20.695.000 per bulan.
Total pendapatan: Rp24.575.400 – Rp27.068.200 per bulan.
YouTube Tetap Lebih Cuan?
Meski kini menjadi pejabat negara, penghasilan Deddy dari YouTube tetap tak tertandingi. Menurut data Social Blade per 11 Februari 2025:
- Tayang harian: 2,8 juta views/hari
- Pendapatan harian: Rp11,3 juta – Rp181,6 juta/hari
- Pendapatan tahunan: Rp4 miliar – Rp65,5 miliar/tahun
Dengan 24 juta subscriber, YouTube tetap menjadi mesin cuan Deddy yang jauh melampaui gajinya sebagai stafsus.
Baca Juga: Menu Ayam Gratis Dikecam Anak Sekolah, Deddy Corbuzier Meradang, Kurang Enak? Kepala Lo!
Menhan: Penunjukan Deddy adalah Strategi, Bukan Sekadar Sensasi
Menanggapi kontroversi, Menhan Sjafrie menegaskan bahwa pengangkatan Deddy adalah langkah strategis, bukan sekadar sensasi.
"Kami butuh sosok yang mampu membangun komunikasi yang efektif kepada masyarakat. Deddy punya pengalaman luas, dan kami yakin ia bisa menghadirkan inovasi yang memperkokoh pertahanan nasional," ungkap Menhan melalui akun Instagram resminya.