Untuk mendukung program ini, Badan Gizi Nasional (BGN) mengalokasikan anggaran Rp71 triliun. Namun, angka ini masih bisa bertambah.
Bahkan, Presiden Prabowo sempat mewacanakan penambahan anggaran Rp100 triliun guna mempercepat target hingga 89 juta penerima manfaat.
"Pak Presiden bertanya ke kami, kalau diajukan percepatan, berapa dana yang dibutuhkan? Kami jawab Rp100 triliun," ungkap Kepala BGN, Dadan Hindayana, usai Rampinas PIRA, 25 Januari 2025.
Baca Juga: PBNU Ingatkan Kehati-hatian Soal Usulan Dana Zakat untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG)
Gotong Royong untuk Masa Depan Lebih Baik
Di sela-sela acara Imlek Nasional 2025, Wapres Gibran juga menekankan pentingnya persatuan dan gotong royong dalam menghadapi tantangan global saat ini.
"Di tahun yang baru ini, kita sebagai bangsa harus terus bergandengan tangan, saling mendukung dan membantu dalam menghadapi berbagai tantangan, baik ekonomi, geopolitik, maupun perubahan iklim," tegasnya.
Baca Juga: Makan Bergizi Gratis untuk Ibu Hamil Resmi Diluncurkan, Ini Perbedaannya dengan MBG Anak Sekolah
Dengan komitmen kuat dari pemerintah dan dukungan masyarakat, Program MBG siap menjadi terobosan besar dalam meningkatkan kesejahteraan generasi penerus Indonesia.***