politik

DPRD NTT Temukan Pembangunan Gedung SMKN 1 Boleng Mabar Tak Sesuai Spek

Rabu, 21 Agustus 2024 | 10:00 WIB
Kunker DPRD NTT ke Manggarai Barat

NTTHits.com, Kupang - DPRD NTT yang melakukan kunjungan kerja (Kunker) awal Agustus 2024 ini menemukan pembangunan ruang kelas, WC dan aula di SMKN 1 Boleng, Manggarai Barat, tidak sesuai spek.

"Kami temukan sekolah yang dibangun dengan dana DAK tidak sesuai spek," tegas Ketua tim Kunker DPRD NTT ke Mabar, Mercy Piwung kepada wartawan, Rabu, 21 Agustus 2024.

Pembangunan ruang kelas, aula perpustakaan dan toilet sekolah itu dilakukan sejak tahun 2023 menggunakan dana DAK Rp 2 miliar lebih. Namun penyerahannya baru pada Juli 2024.

Baca Juga: Penuhi Undangan Klarifikasi Polda NTT, Begini Penjelasan Lengkap Kadis PUPR TTU Terkait 'Asumsi' Masyarakat Ada Dugaan Korupsi Proyek Jembatan Naen

"Pengakuan kepala sekolah ada keterlambatan pengerjaan," katanya.

Dalam kunjungan itu, Mercy menegaskan tim DPRD NTT menemukan mebeler seperti bangku meja yang diadakan sudah rusak dan patah. Sehingga tidak bisa dimanfaatkan lagi oleh siswa.

"Di aula perpustakaan tidak dipasang keramik, padahal di kelas ada keramiknya," katanya.

Meja kursi patah

Selain itu, lanjut, WC yang dibangun terlihat tidak layak digunakan, bahkan tidak ada air. Kayu yang digunakan untuk plafon dan jendela sudah tampak rusak, dan tembok yang mulai retak. Padahal baru diserahkan pada Juli 2024.

Baca Juga: Majelis Etik dan Peradilan Organisasi Imbau Anggota AJI Patuhi Kode Etik dan Kode Perilaku di Pilkada Serentak

Dia mengaku telah menghubungi PPK di Dinas PPO NTT, Wens Gampur. Wens mengaku telah dilakukan pemeriksaan oleh inspektorat.

"Setelah saya cek, ternyata belum diperiksa. Bahkan PHO tidak sesuai prosedur, karena kunci sekolah di serahkan di rumah keplaa sekolah oleh anak buahnya kontraktor, mestinya di serahkan kunci di hadpan dinas PPO," tandasnya.

Karena itu dia meminta dinas PPO dan kontraktor untuk segera memperbaiki ruang kelas, WC dan mebeler yang rusak.

"Kami minta agar gedung rusak diperbaiki kembali, serta mendorong inspektorat untuk lakukan pemeriksaan terhadap proyek itu," tegasnya.***

Tags

Terkini