NTTHits.com, Atambua - Kelompok Milenial Kabupaten Belu mendeklarasikan dukungan kepada Yohanis Fransiskus Lema atau Ansy Lema untuk menjadi Calon Gubernur pada Pilkada NTT 2024 akan datang.
Pernyataan dukungan kepada Kaka Ansy Lema untuk menjadi Calon Gubernur NTT 2024-2029 berlangsung di di BSF Cafe, kompleks Timor Hotel Atambua, Kabupaten Belu, Rabu 17 April 2024.
Menurut Koordinator Relawan Milenial, Yohanes Ancelus Mau, deklarasi relawan murni datang dari inisiatif nurani. Mereka terpanggil untuk mencari figur yang memiliki kepedulian dan rekam jejak teruji, peduli dan bekerja nyata dukung pembangunan di wilayah Kabupaten Belu perbatasan RI-RDTL.
Baca Juga: Gunung Ruang di Sulawesi Utara Meletus, Sebanyak 828 Warga Dievakuasi
"Setelah mencermati rekam jejak semua figur, kami menilai Kaka Ansy paling layak menjadi Gubernur NTT. Alasannya, karena sejak menjadi anggota DPR RI, Kaka Ansy sering bersuara lantang di Senayan agar Pemerintah Pusat memperhatikan Belu dan wilayah perbatasan lainnya," ujar dia.
Jelas Ance, Ansy mengusung paradigma perbatasan yang tidak hanya mengedepankan keamanan (security), tetapi juga kesejahteraan (prosperity). Karena itu, sebagai anggota DPR RI asal NTT, Ansy Lema sering meminta Pemerintah Pusat untuk memperhatikan Kabupaten Belu, Kabupaten Timor Tengah Utara, Kabupaten Malaka dan Kabupaten Rote Ndao yang berada di wilayah perbatasan.
"Membangun Indonesia dari teras depan Indonesia selalu diperjuangkan politisi PDI Perjuangan berdarah Belu ini. Kaka Ansy adalah Putra Perbatasan. Karena perbatasan negara bagi Kaka Ansy tidak lagi daerah pinggiran (periferal) atau terbelakang," ungkap dia.
Baca Juga: Telkomsel Sukses Kawal Aktivitas Digital Pelanggan Selama Ramadan dan Idulfitri 1445 H
"Perbatasan adalah teras depan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang harus diperhatikan dan dibangun secara optimal. Dan Kaka Ansy selalu memberi diri berjuang untuk wilayah perbatasan, termasuk Kabupaten Belu," tambah
petani milenial Belu itu.
Lanjut Ance, Ansy Lema berasal dari keluarga politisi dan aktif di pemerintahan. Ansy mengenal dan akrab dengan dunia politik sejak kecil. "Gen politik" Ansy menjadi bekal berharga untuk berpolitik di manapun kewenangan didaulat oleh masyarakat.
"Bapaknya Kaka Ansy adalah Bapak Raymundus Lema, politisi, mantan anggota DPRD Provinsi tiga periode. Neneknya, Maria Petronela Inacio adalah mantan anggota DPR RI tiga periode. Om kandungnya, Mayjend TNI AD Gabriel Lema, kini menjabat posisi sebagai As Operasi Panglima TNI di Mabes TNI. Ini jadi modal berharga Kaka Ansy," ungkap dia.
Baca Juga: Pemprov NTT Dukung 182 Atlet untuk PON Sumut- Aceh
Kelompok Milenial Belu berharap deklarasi dukungan dapat menjadi pertimbangan PDI Perjuangan untuk merekomendasikan Ansy Lema pulang membangun NTT. Karena NTT membutuhkan pemimpin visioner, cerdas, berintegritas, berkapasitas serta mampu menjalankan ide dalam kerja nyata seperti Ansy Lema.
"Ayo Kaka Ansy, pulang bangun NTT. Kami siap bergotong-royong bekerja membangun dan memajukan NTT. Kami anak perbatasan siap mendukung dan memenangkan Kaka Ansy menjadi Gubernur NTT," tutup Ance. (Yan Manek)