NTTHits.com, Atambua - Jelang pelaksanaan Pemilihan Umum serentak tanggal 14 Februari 2024, masyarakat khususnya umat Katolik dan seluruh elemen dihimbau untuk menjaga suasana kebersamaan, kedamaian sehingga tercipta Pemilu yang damai.
Demikian disampaikan Uskup Keuskupan Atambua, Mgr. Dominikus Saku Pr dalam pertemuan bersama Kasat Intelkam Polres Belu, AKP Imanuel Lado dan anggota di Istana Keuskupan, Nenuk, Kabupaten Belu perbatasan RI-RDTL kemarin.
Ditegaskan, bentuk tanggung jawab dari masyarakat yakni kita bersama-sama tetap menjaga ketertiban dan kedamaian saat persiapan pesta demokrasi nanti hingga selesai.
Baca Juga: Kemendes PDTT Latih Pemuda Gereja menjadi Kader Pelopor Pembangunan Desa di Kabupaten Ngada
Selain itu bentuk tanggung jawab lainnya, masyarakat tidak boleh menyebarkan berita-berita yang membawa kerusuhan, kekacauan serta konflik diantara kita sesama masyarakat.
"Mari kita sama-sama ciptakan sebuah kedamaian sehingga pemilu serentak berjalan damai menuju Indonesia maju," pinta Uskup Domi.
Lebih lanjut dia mengajak seluruh masyarakat dan unsur elemen untuk mendukung pemerintah, pihak KPU dan Bawaslu serta seluruh petugas penyelenggara Pemilu serentak yang baik dengan mengikuti tata tertib dan tata cara yang ditentukan.
"Agar kita memperoleh pemilu yang berkualitas dan dengan itu kita mampu memiliki pemimpin-pemimpin yang berkualitas," ujar Uskup Domi.
Uskup Domi berharap semoga pemilu tahun ini lebih baik karena kita sudah tahu bahwa ada tiga calon presiden. Maka itu dia mengharapkan pemilu bermartabat khususnya di Kabupaten Belu Demi Indonesia maju sesuai dengan aturan yang berlaku.
Sementara itu, Kasat Intelkam Polres Belu, Imanuel Lado menyampaikan terimakasih kepada Uskup Atambua atas himbauannya kepada masyarakat khususnya umat Katolik agar menjaga situasi Kamtibmas selama Pemilu.
"Kami mengharapkan petuah-petuah dari bapa Uskup dalam rangka menjalan tugas di wilayah Kabupaten Belu untuk menciptakan situasi Kamtibmas," kata dia.
"Dalam cipta kondisi terkait situasi Kamtibmas maka kami juga harapkan bantuan bapa uskup untuk memberikan himbauan serta mendeklarasikan pemilu damai agar menciptakan situasi Kamtibmas di Kabupaten Belu," tambah Lado. (Yan Manek)