NTTHits.com, Kupang - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), menyampaikan klarifikasi dan permohonan maaf atas kesalahan penyampaian nama salah satu vendor, penyedia jasa server jaringan internet yang tidak berkompeten, sehingga dibatalkannya pelaksanaan ujian online serentak bagi 7ribu pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) di se-kota Kupang.
Sebelumnya disampaikan bahwa penyedia server dalam pelaksanaan ujian online serentak tersebut di handel oleh PT.Flobamor, namun maksud pernyataan tersebut merupakan kesalahan penyataan.
Baca Juga: Penyedia Server PT.Flobamora dan Infokom Kupang Lemot, Ujian SMP Serentak Secara Online Batal
"Atas nama pribadi dan institusi, saya ingin menyampaikan pemohonan maaf sebesar -besarnya pada komisaris utama dan seluruh jajaran PT.Flobamor atas kesalahan penyebutan nama,"kata Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Kabid Dikdas), Okto Naiboho, saat memberi keterangan pers, Kamis, 11 Mei 2023.
Menurut dia, tertulisnya nama PT.Flobamor sebagai penyedia server termuat dalam berita salah satu media online ntthits.com dengan judul "Penyedia Server PT.Flobamore dan Infokom Kupang Lemot, Ujian SMP Serentak Secara Online Batal" tertanggal 9 Mei 2023.
Baca Juga: Tuntaskan Soal Dana PEM dan Pembebasan Lahan, Pemkot Kupang Teken Kerjasama Bareng Kejari
Kesalahan penyebutan nama penyedia server, diakuinya karena saat itu dalam kondisi panik, bingung dan tidak berkonsentrasi penuh akibat benyaknya tekanan dari berbagai pihak atas batalnya pelaksanaan ujian online serentak bagi 7ribu pelajar SMP di kota Kupang.
"Salah penyebutan itu karena saat itu dalam kondisi panik karena berbagai tekanan dari orangtua,siswa, guru, kepala sekolah bahkan stakeholder terkait,"tambah Okto
Baca Juga: DPRD Kupang Gerah, Pemkot Tempatkan Plt Jabat Hampir Setahun Bahkan Rangkap Jabatan
Global Arsenet yang berkantor di area Transmart Kupang, merupakan vendor penyedia server yang bekerja sama dengan Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang. (*)