NTTHits.com, Jakarta - La Nyalla Mahmud Mattalitti dan Erick Thohir sama-sama mendaftar sebagai calon Ketua Umum PSSI. Pemilihan dua tokoh politik tersebut dinilai akan ketat karena mereka sama-sama unggul dalam pengalaman.
La Nyala saat ini menjabat sebagai Ketua DPD RI. Sementara Erick Thohir menjadi Menteri BUMN. Secara jam terbang di dunia sepak bola, Erick memang cukup bagus karena pernah menjadi Presiden Inter Milan dan memiliki klub bola di Amerika Serikat (AS)
Mengomentari dua sosok tersebut, CEO PSIS Semarang yang kini juga menjabat anggota Komite Eksekutif PSSI Yoyok Sukawi mengatakan, mereka sama-sama memiliki kompetensi menakhodai PSSI. Sehingga kata dia, pemilik suara bingung dalam menentukan pilihan.
Baca Juga: Raffi Ahmad Nilai Erick Thohir Punya Nyali Benahi Sepak bola Indonesia
"Kami yang menjadi 'voter' bingung memilih yang mana. Sama-sama baiknya, sama-sama bagusnya," katanya kepada wartawan dikutip dari Antara, Senin (16/1/2023).
Ia menilai, La Nyala memiliki keunggulan dari jejak politiknya. Sementara untuk Erick Thohir punya kelebihan dari sisi pengalaman bisnis sepak bola. "Dua-duanya tidak ada jeleknya," ujarnya.
Guna memastikan pilihan, ia bakal menunggu pemaparan program dari La Nyala dan Erick Thohir kepada pemilik suara termasuk klub dan asosiasi provinsi PSSI.
Baca Juga: Cak Conk Satu Gagasan Dengan Erick Thohir Untuk Bersihkan PSSI
"Apa yang mau dibawa buat klub dan Asprov. Hal baru apa yang bisa menimbulkan industri sepak bola bangkit. Ini yang kami tunggu," katanya.
Hingga Senin (16/1/2023) pagi, baru dua orang yang mendaftar sebagai calon Ketua Umum PSSI, yakni La Nyala dan Erick Thohir. Sementara Ratu Tisha Destria mendaftar sebagai calon wakil ketua umum. Pendaftaran calon ketum, dan wakil PSSI akan ditutup pada Senin (16/1/2023) pukul 18.00.***