olahraga

Bung Towel Bongkar Alasan Shin Tae-yong Didepak PSSI, Dari Target Juara AFF 2024 hingga Insiden Panas Ruang Ganti

Kamis, 16 Januari 2025 | 08:11 WIB
Potret pengamat sepak bola di Indonesia, Tommy Welly alias Bung Towel. (Instagram.com/@bungtowel8)

NTTHits.com, Jakarta – Kabar pergantian pelatih Timnas Indonesia kembali memanaskan jagat sepak bola Tanah Air. Patrick Kluivert, mantan pemain bintang asal Belanda, resmi menggantikan Shin Tae-yong (STY) setelah PSSI mengumumkan berakhirnya kerja sama dengan pelatih asal Korea Selatan itu pada Januari 2025.

Keputusan ini menyisakan sejumlah pertanyaan, terutama soal target tinggi PSSI yang konon tak mampu dipenuhi oleh STY, serta insiden ruang ganti yang memanas selama masa kepelatihannya.

Baca Juga: 3 Nyinyiran Bung Towel untuk Shin Tae-yong: Dari Kekalahan Telak hingga Kritik Tajam di Piala AFF dan Asia

Kluivert Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2026
Dalam konferensi pers perkenalannya, Kluivert menegaskan visi utamanya: membawa Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026. "Semua pemain, baik lokal maupun diaspora, harus bersatu sebagai tim. Tidak ada perbedaan—semua sama pentingnya," ujar Kluivert.

Pernyataan ini sekaligus menjadi angin segar, mengingat sejumlah isu komunikasi dan budaya kerap disebut sebagai penghambat kinerja STY sebelumnya.

Erick Thohir: Komunikasi Jadi Kendala Era STY
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menjelaskan alasan utama pergantian pelatih adalah perlunya sosok yang lebih baik dalam membangun komunikasi dengan skuad Garuda.

"Kami butuh pemimpin yang bisa menerapkan strategi yang disepakati pemain, dengan komunikasi yang lebih baik," tegas Erick.

Baca Juga: Bung Towel Diserang Balik, Ejekan ‘Cocoknya Jualan’ ke STY Tuai Kecaman dari Jeje

Namun, apa sebenarnya yang terjadi di balik layar?

Bung Towel: Target Juara AFF 2024 Gagal Tercapai
Pengamat sepak bola Tanah Air, Bung Towel, mengungkapkan bahwa PSSI awalnya menargetkan STY membawa Indonesia menjadi juara AFF 2024. Namun, target tersebut diturunkan menjadi lolos ke semifinal setelah hasil kurang memuaskan di fase awal turnamen.

"Target PSSI sebenarnya juara, tapi akhirnya Ketum bilang semifinal. Ini jadi tanda toleransi tinggi dari organisasi," ujar Bung Towel dalam siniar YouTube Rakyat Bersuara.

Insiden Panas di Ruang Ganti Garuda
Lebih lanjut, Bung Towel mengungkapkan adanya insiden panas di ruang ganti saat laga kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan China.

"Setelah laga kontra Bahrain, ada pemain diaspora yang ingin berdiskusi strategi dengan STY. Namun, insiden ini memanas di ruang ganti dan akhirnya bocor," jelasnya.

Ia menyebutkan bahwa kendala komunikasi dan budaya antara STY dengan para pemain diaspora turut menjadi pemicu suasana tidak kondusif.

Halaman:

Tags

Terkini