NTTHits.com, Kupang - PSSI NTT telah mengelar seleksi sebanyak 40 pemain dari berbagai klub dan Askab dan Askot se-NTT. Hasilnya sebanyak 25 pemain dinyatakan lolos seleksi Pra PON NTT yang akan digelar pada 17 Oktober 202e di Denpasar, Bali.
Sementara Wakil Ketua Apsrov PSSI NTT, Ridwan Angsar ditunjuk sebagai manajer tim. Sedangkan Pelatih Persekota Koepang, Adnan Mahing dipercayakan untuk mengarsiteksi tim sepakbola Pra PON NTT dibantu asistennya, Patrick Domal.
“25 pemain yang kami pilih adalah para pemain terbaik. Para pemain itu kami seleksi, dan mereka yang terjaring sesuai yang kami butuhkan,” ujar pelatih kepala, Adnan Mahing.
Tim Pra PON NTT ini akan melakukan pemusatan Latihan di Labuan Bajo, Manggarai Barat.
Untuk diketahui, Asprov PSSI NTT melalui tim talent scouting sebelumnya menjaring 40 pemain pada turnamen Liga 3 El Tari Memorial Cup (ETMC) XXXII tahun 2023 di Kabupaten Rote Ndao, dan selanjutnya menjalani seleksi tim Pra PON NTT di Stadion Oepoi Kupang.
Sebelumnya Manajer Tim Pra PON NTT, Ridwan Angsar mengatakan, 40 pemain yang terjaring di Liga 3 ETMC Rote Ndao dipanggil untuk mengikuti seleksi tim Pra PON NTT, ditambah dengan beberapa pemain yang berlaga di POPNAS 2023.
Para pemain sebelumnya dipanggil berkumpul di Kupang untuk melakukan tahapan seleksi selama lima hari di Stadion Oepoi.
Tahapan seleksi dipimpin pelatih kepala Adnan Mahing, didampingi asisten pelatih Patrick Domal.
Baca Juga: Pemkot Janji Kontrak Kerjasama, Mutasi dan Pengadaaan Barang Jasa Bebas Gratifikasi
“Mereka diseleksi, dan akan dipilih 25 pemain untuk menjadi skuad Pra PON NTT. Selanjutnya, mengikuti pemusatan latihan di Labuan Bajo,” terang Ridwan.
Menurut Ridwan, pada ajang Pra PON 2023 yang akan berlangsung pada bulan Oktober 2023 di Bali, diberlakukan pembatasan usia, sehingga walaupun banyak pemain yang luar biasa saat gelaran ETMC, namun karena terkendala usia, sehingga hanya 40 orang yang terjaring mengikuti seleksi tim Pra PON NTT.
Terkait rencana pemusatan latihan di Labuan Bajo, Ridwan sampaikan usai tahapan seleksi, Asprov PSSI NTT akan berkoordinasi dengan Pemkab Manggarai Barat untuk pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Setelah lima hari seleksi di Kupang, tentunya kami persiapkan dan komunikasi lagi dengan Pemkab Manggarai Barat, untuk dilakukan pemusatan latihan di Labuan Bajo,” jelas Ridwan yang kini menjabat Asisten Bidang Tindak Pidana Khusus Kejati NTT.