NTTHits.com, Kupang – Laga seru di babak 8 besar Soeratin Cup U-17 Zona Nusa Tenggara Timur (NTT) antara PSN Ngada melawan Bintang Timur Atambua diwarnai insiden yang berujung pada sanksi berat dari Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI NTT.
Kejadian yang melibatkan tindakan tidak sportif dari official dan pemain PSN Ngada ini menjadi perhatian publik setelah rekaman kejadian tersebut viral di media sosial.
Menurut laporan resmi yang diterbitkan Asprov PSSI NTT pada 1 Desember 2024 yang ditandatangani Ketua Komdis Asprov NTT, Lukman Hakim, disebutkan insiden bermula ketika wasit memberikan kartu kuning kepada pemain PSN Ngada, Falerinus Riwa, di menit ke-12.
Keputusan itu memicu protes keras dari tim PSN yang berada di bangku cadangan. Teriakan dan aksi membanting botol minuman menjadi awal dari ketegangan sepanjang pertandingan.
Baca Juga: Raih Poin Sempurna, Kristal FC Lolos 16 Besar Soeratin Cup U17
Situasi memanas mencapai puncaknya setelah laga yang berakhir imbang 1-1 dilanjutkan dengan adu penalti. Usai adu penalti, seorang pemain PSN Ngada memaki wasit, yang langsung dibalas dengan kartu merah.
Namun, hal ini justru memperburuk keadaan. Para official PSN Ngada mengepung dan menyerang wasit hingga ke depan ruang ganti, yang disertai aksi anarkis lainnya, termasuk menyerang pemain dan bench tim Bintang Timur Atambua.
Rekaman kejadian tersebut dengan cepat menyebar di media sosial, memperlihatkan aksi yang dilakukan oleh sejumlah official PSN Ngada, termasuk pelatih kepala Ferdinandus Alexander Nanga, yang terekam memukul pemain lawan.
Baca Juga: Soeratin Cup U17, Menang Tipis 1-0, Kristal FC Lolos 16 Besar
Keputusan Komisi Disiplin: Sanksi Berat untuk PSN Ngada
Merespons kejadian tersebut, Komisi Disiplin Asprov PSSI NTT mengambil langkah tegas dengan mengacu pada Kode Disiplin PSSI tahun 2023, khususnya terkait pelanggaran tingkah laku buruk terhadap perangkat pertandingan, penyerangan, dan tingkah laku buruk tim. Berikut keputusan lengkapnya:
Baca Juga: Liga Pelajar Soeratin Cup Jadi Ajang Seleksi Pra Popnas
-
Denda Rp 75 Juta untuk PSN Ngada
PSN Ngada diwajibkan membayar denda sebesar Rp 75.000.000 kepada Asprov PSSI NTT. -
Sanksi untuk Official PSN Ngada
Sebanyak 10 official PSN Ngada dijatuhi larangan terlibat dalam kegiatan sepak bola di wilayah NTT selama 3 tahun. Mereka adalah: