Harga Mie Instan Naik, Anak Kos Diminta Move On Konsumsi Pangan Lokal

photo author
Bosko Beding, NTT Hits
- Rabu, 10 Agustus 2022 | 06:30 WIB
Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo (Foto: Instagram @syasinlimpo)
Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo (Foto: Instagram @syasinlimpo)

NTTHITS - Harga mie instan, makanan yang biasa digandrungi anak-anak kos dikabarkan akan naik tiga kali lipat.

Kenaikan harga mie instan ini disebabkan oleh naiknya harga bahan mentah seperti Gandum.

Gandum saat ini sedang mahal di pasar dunia. Banyak negara pun kesulitan mengimpor Gandum karena harganya terlampau mahal.

Baca Juga: Wajah Baru Lucinta Luna Setelah Oplas, Netizen: Cakepan yang Kemarin

Di tengah mahalnya harga Gandum, kebutuhan di dalam negeri pun meningkat seiring bertambahnya jumlah orang yang mengkonsumsi mie instan.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan, kenaikan harga mie instan bisa sangat ekstrim.

Bahkan, menurutnya harga mie instan bisa naik 3 kali lipat dari yang biasanya.

Baca Juga: Drama Transfer Frankie De Jong: Bertahan atau Pergi dari Barcelona?

"Besok harganya (mie instan) harganya 3 kali lipat. Maafkan saya, saya bicara ekstrem saja ini," kata Syahrul Yasin Limpo, dikutip dari YouTube Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementan.

Namun demikian, Syahrul menegaskan sebenarnya stok Gandum masih ada. Tetapi harganya menjadi mahal.

"Ada gandumnya, tapi harganya mahal banget," kata Syahrul.

Baca Juga: Hotman Paris Hutapea Dilarikan ke Rumah Sakit

Pada kesempatan yang sama, Mentan menjelaskan, Indonesia menjadi negara yang paling rajin mendatangkan Gandum dari luar negeri.

Ia pun tidak setuju jika Indonesia mendatangkan Gandum dari luar dalam kondisi harga yang sedang mahal.

Bagaimana nasib anak-anak kos? Kenaikan harga mie instan juga sangat berdampak pada kehidupan anak-anak kos yang suka mengkonsumsi mie instan.

Tapi tenang saja, Menteri Pertanian mengajak semua pihak untuk mengkonsumsi pangan lokal seperti Sorgum, Singkong dan Sagu.

Di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, kenaikan harga mie instan sudah terjadi. Namun sejauh ini kenaikan harga belum terlalu signifikan. ***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Bosko Beding

Tags

Rekomendasi

Terkini

X