Evakuasi Terburu-buru, Barang Penting Tertinggal
Saat menyadari bahayanya, ia dan keluarganya buru-buru kembali ke rumah untuk mengemasi barang-barang. Namun, mereka hanya membawa sedikit keperluan dengan keyakinan bahwa akan segera kembali ke rumah seperti biasa.
“Kami hanya membawa anjing kami, tidak sempat membawa baju ganti. Kami pikir ini hanya sementara,” kenangnya.
Namun, harapan itu pupus ketika alarm kebakaran rumahnya berbunyi delapan jam kemudian. Video itu juga memperlihatkan kondisi rumahnya yang telah habis dilalap si jago merah.
“Kita sering melihat bencana di TV, tapi ini pertama kalinya saya melihatnya langsung, sebelum siapa pun memahami apa yang akan terjadi,” tulisnya.
Baca Juga: Misteri Penyebab Kebakaran Los Angeles, Teori Petir hingga Sisa Api Tahun Baru
“Kami Sudah Terbiasa dengan Asap, Tapi Kali Ini Berbeda”
Dalam caption yang panjang, ia menceritakan bagaimana dirinya sudah terbiasa melihat kepulan asap dari perbukitan selama bertahun-tahun tinggal di kawasan itu. Biasanya, api dapat dicegah dan dikendalikan sebelum menyebar.
Namun, kali ini berbeda. “Api mulai menyala pukul 10:30 pagi, dan saya masih sempat berjalan-jalan santai pada pukul 10:57 pagi,” tulisnya.
“Ini bukan kepulan asap pertama yang kami lihat, tapi kali ini, kami kehilangan segalanya.”***