humaniora

Pimpin Misa Jumat Agung di Gereja St Maria Assumpta, Uskup Turang Minta Agar Tidak Rusak Dunia

Jumat, 7 April 2023 | 18:00 WIB
Gereja St Maria Assumpta

NTTHits.com, Kupang - Uskup Agung Kupang, Mgr Petrus Turang memimpin misa ketiga Jumat Agung di Gereja St Maria Assumpta, Jumat, 7 April 2023.

Dalam kotbahnya pada misa tersebut, Uskup Turang mengajak umat manusia agar saling menghargai, menhormati dan peduli antarsesama.

Secara ekologis, kata Uskup Turang, keadilan yang diberikan kepada manusia adalah martabat. Karena itu, manusia juga harus bisa memberikan martabat kepada ciptaan lain, dengan tidak merusak dunia ini, tapi saling menopang, saling membangun agar kehidupan tetap seimbang.

Baca Juga: Antisipasi Cuaca Ekstrem 8-11April 2023, Ini Himbauan BPBD NTT

"Kita yg di dunia tetap menghormati apa yang diciptakan Tuhan Allah, dan Allah memberikan kemulian dengan kebangkitan Yesus Kristus," katanya.

Dia berharap agar manusia tetap mengikuti teladan Yesus yang ditinggal bagi manusia. Dia mencontohkan teladan Yesus yang dirayakan pada Kamis Putih, dimana Yesus membasuh kaki murid-muridnya.

"Yesus berkata, apakah kamu sudah melihatnya, lakukan seperti yang aku lakukan bagi sesamamu".

Baca Juga: Perayaan Ibadah Jumat Agung di Gereja Ebenheazer Kupang Berlangsung Khidmat dan Aman

"Kita tetap berjalan di dunia ini untuk mengikuti teladannya, dan teladan yang diberikan Yesus Kristus adalah saling menghormati satu sama lain," katanya.

Di Kayu Salib Yesus ditusuk di bagian lambungnya yang mengeluarkan air dan darah.

"Kita sudah disatukan dengan air melalui sakramen permandian, kita sudah diselamatkan dipulihkan kembali, tapi masih di dunia yang rusak dan tak tertahankan, maka Yesus juga mengaliri darah dalam perayaan ekaristi, sehingga kita mendapat kekuatan untuk bisa melanjutkan, menerima dengan suka cita, bukan dengan mengeluh kirami kanan agar tidak terjadi apa-apa," katanya.

Baca Juga: Serikat Nelayan Nahdatul Ulama Kupang Gelar Pawai Takbiran Laut di Malam Terakhir Puasa Umat Muslim

Dengan kekuatan ekaristi yang kita rayakan setiap hari Minggu, kita mendapat satu jaminan bahwa kita mendapat peta jalan baru untuk menghayati diri kita sebagai murid Kristus," pungkasnya.***

Tags

Terkini