humaniora

Heboh! Warga Banten 'Semprot' Menteri ESDM soal Gas Melon, Ini Alasan Pedagang Berani Hadang Bahlil Lahadalia

Jumat, 7 Februari 2025 | 19:09 WIB
Potret video amatir terkait seorang warga asal Banten yang protes ke Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia dalam momen antrian Elpiji 3 kg atau Gas Melon. (X.com / Hulya Aiyla Filiz)

NTTHits.com, Jakarta – Viral di media sosial, seorang pedagang asal Banten, Effendi, berani memprotes langsung Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, soal aturan baru pembelian Gas Melon 3 kg!

Dalam video yang beredar, Effendi lantang menyampaikan keluhannya di hadapan sang menteri saat kunjungan kerja di Jalan Palem Raya, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang, Selasa (4/2/2025).

Bagaimana kronologi aksi nekat ini? Simak kisah lengkap Effendi yang sengaja 'banting motor' demi bisa bertemu Menteri ESDM!

Baca Juga: Dear Menteri ESDM Bahlil Lahadalia: Ibu-Ibu di Banten hingga Jateng Kehilangan Nyawa Demi Antre Gas Melon

Kelangkaan Gas Melon, Warga Sampai Buntuti Truk Elpiji

Sejak aturan baru diterapkan, masyarakat kecil dipaksa membeli Gas Melon di pangkalan resmi dengan menunjukkan fotokopi KTP.

Aturan ini membuat pengecer kehabisan stok, memicu kelangkaan hingga banyak warga rela membuntuti truk angkutan gas demi mendapatkan Elpiji 3 kg!

Effendi, yang berprofesi sebagai pedagang, mengaku dua minggu kesulitan mencari Gas Melon dan harus keliling dari satu kecamatan ke kecamatan lain.

"Saya cari gas sampai dua minggu, di pengecer ada tapi dikurangi, susah dapatnya," ujarnya dalam program ‘Kontroversi’ yang tayang di TV pada Kamis (6/2/2025).

Kelangkaan ini membuat Effendi semakin frustrasi karena gas adalah kebutuhan utama untuk memasak.

"Beras ada, tapi kalau gas tidak ada, ya tetap tidak bisa masak. Mau semurah apa pun berasnya, kalau gasnya sulit didapat, tetap saja susah," keluhnya.

Baca Juga: Harga Gas LPG 3 Kg Melonjak! Menteri ESDM Bahlil Sidak dan Ancam Cabut Izin Pengecer Nakal

Demi Gas Melon, Warga Harus Fotokopi KTP Malam-Malam!

Aturan baru ini tidak hanya membuat Gas Melon langka, tetapi juga menambah birokrasi yang merepotkan.

Effendi menuturkan momen ketika akhirnya menemukan stok gas di daerahnya. Namun, ia harus memberikan fotokopi KTP sebagai syarat pembelian.

Halaman:

Tags

Terkini