humaniora

Longsor Papua Nugini, Indonesia Beri Bantuan Kemanusiaan Senilai Rp.17,5 Milliar

Selasa, 9 Juli 2024 | 11:51 WIB
Bantuan Kemanusiaan RI untuk Papua Nugini

NTTHits.com, Port Meresby - Rombongan delegasi dan bantuan kemanusiaan dari Pemerintah Indonesia senilai Rp.17,5 miliar tiba di Bandara Internasional Jacksons, Port Moresby, Papua Nugini, Selasa, 9 Juli 2024 waktu setempat.

Bantuan kemanusiaan dari Pemerintah Indonesia total 80,5 ton diantar langsung oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto bersama rombongan terdiri dari 20 set tenda pengungsi, 300 set tenda keluarga, 50 set genset 5kVA, 15 unit lampu solar, 500 paket obat-obatan, 1.000 paket peralatan kebersihan, 1.000 set peralatan memasak, 2.000 lembar matras, 2.000 lembar selimut, 1.000 paket sembako, 4.000 paket makanan siap saji, 500 box air mineral kemasan 600 ml, 1.000 box mie instan dan 1.000 tas beras dengan masing-masing seberat 5kg.

Baca Juga: DPO Kasus Korupsi Pengelolaan Aset Tanah Pemda Manggarai Barat Ditangkap

Selain itu, bantuan obat-obatan lebih dari 9 ton dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia senilai Rp.1,5 miliar turut disalurkan dan terdiri dari paket makanan tambahan untuk ibu hamil dan balita, hygiene kit, water purifier, serta obat-obatan pelayanan dasar.

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto bersama rombongan disambut oleh Menteri Luar Negeri Papua Nugini Justin Tkatchenko, Menteri Pertahanan selaku Menteri Koordinator Bidang Kebencanaan Papua Nugini Dr. Billy Josephdan Duta Besar RI untuk Papua Nugini dan Kepulauan Solomon Andriana Supandi.

Diruang VIP Bandara Jacksons, langsung dilakukan serah terima bantuan oleh Kepala BNPB dengan menunjuk Deputi Bidang Logistik dan Peralatan BNPB, Lilik Kurniawan untuk menandatangani Berita Acara Serah Terima (BAST) bersama Lusate Laso Mana yang bertindak sebagai Direktur Penanggulangan Bencana Nasional Papua Nugini. Agenda dilanjutkan dengan penyerahan plakat diplomatik kedua negara tersebut antara Kepala BNPB dan Menteri Pertahanan Papua Nugini.

Baca Juga: Tanah Longsor di Papua Nugini, 150 Rumah Warga Tertimbun Material dan Korban Hilang Capai 670 Jiwa

 

 

"Pemberian bantuan kemanusiaan ini merupakan bentuk inisiatif Pemerintah Indonesia untuk memperkuat upaya penanggulangan bencana tanah longsor di Provinsi Enga yang terjadi pada akhir Mei 2024 dan telah menewaskan lebih dari 600 jiwa,"kata Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto.

Kepala BNPB juga menyampaikan rasa keprihatinan dan duka yang mendalam dari Presiden Joko Widodo atas bencana yang telah berdampak kepada 70.000 lebih warga di Papua Nugini. Pengiriman bantuan ini juga merupakan bentuk simpati dan solidaritas Pemerintah Indonesia terhadap negara-negara sahabat yang sedang dilanda bencana alam.

Baca Juga: Dispendikbud Kota Kupang Inisiasi Peningkatan Pendidikan dan Pelatihan SDM Sebagai Kunci Lestarikan Kesenian Tradisional

“Bantuan ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Indonesia dalam memperkuat hubungan antara kedua negara dalam bidang penanggulangan bencana,” tambah Suharyanto.

Melalui bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban penderitaan warga terdampak sekaligus guna memperkokoh hubungan antara Indonesia dan Papua Nugini sebagai mitra di bidang ekonomi, keamanan, pertahanan dan politik internasional di kawasan Pasifik.

Halaman:

Tags

Terkini