humaniora

Kuota Pupuk Bersubsidi Bertambah, Stok di NTT 16.789 Ton

Senin, 15 April 2024 | 10:39 WIB
Ilustrasi

NTTHits.com, Kupang - Stok pupuk bagi petani di Provinsi NTT masih cukup memenuhi kebutuhan pada musim tanam kedua ini. Dimana stok yang tersedia sebanyak 16.789 ton.

"Stok pupuk bersubsidi di NTT sebesar 16.789 ton ini tersebar di seluruh Kabupaten dan Kota di Provinsi NTT," kata GM Wilayah 2 Pupuk Indonesia, Roh Eddy Andri Wismono melalui siaran pers yang diterima media ini, Senin, 15 April 2024.

Menurut dia, total stok pupuk di Kabupaten Kupang sebesar 4.317 ton dengan rincian Pupuk Urea sebesar 2.231 ton, NPK sebesar 2.086 ton atau setara 200% dari ketentuan stok minimum.

Baca Juga: Berkas Perkara Korupsi Dana Desa Nonotbatan Bolak Balik Jaksa Polisi. Pegiat Anti Korupsi Pernah Minta Perhatian Kapolda NTT

Sementara dari sisi penyaluran atau pendistribusian pupuk bersubsidi di daerah Provinsi NTT per 29 Maret 2024, Roh Eddy mengatakan Pupuk Indonesia telah menyalurkan 4.886 ton, angka ini terdiri dari 2.471 ton pupuk Urea dan 2.415 ton NPK.

Sedangkan di Kabupaten Kupang hingga 29 Maret 2024, Pupuk Indonesia telah menyalurkan pupuk bersubsidi sebanyak 578 ton yang terdiri dari Urea sebesar 358 ton dan NPK Phonska sebesar 220 ton.

Dia menyebutkan Pupuk Indonesia sebagai produsen senantiasa menyalurkan pupuk bersubsidi dengan berpedoman dengan ketentuan yang berlaku. Pupuk Indonesia juga telah menginstruksikan kepada distributor dan pengecer resmi untuk menyediakan stok sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

"Kami akan terus melakukan monitoring ketersedian stok di distributor dan pengecer resmi serta tidak segan menegur hingga memberikan sanksi kepada siapa pun di jaringan distribusi kami jika menyalahi terkait ketentuan yang berlaku," tutupnya.

Tambahan Kuota
Pemerintah menambah alokasi pupuk bersubsidi untuk petani menjadi 9,55 juta ton pada tahun 2024 dari semula ditetapkan 4,7 juta ton. Karena itu, PT Pupuk Indonesia (Persero) memastikan jumlah pupuk cukup bagi para petani, baik untuk pupuk subsidi dan nonsubsidi menyambut musim tanam kedua 2024.

Roh Eddy mengatakan penambahan alokasi subsidi pupuk ini menjadi angin segar bagi para petani nasional. Adapun, penambahan alokasi pupuk subsidi secara nasional ini meliputi pupuk Urea dari semula. 2.771.428 ton menjadi 4.634.626 ton; NPK dari semula 2.001.352 ton menjadi 4.278.504 ton; Pupuk NPK Formula Khusus dari semula 19.739 ton menjadi 136.870 ton; dan pupuk Organik sebesar 500.000 ton.

Baca Juga: Relawan Kota Kupang Panggil Pulang Ansy Lema Jadi Cagub NTT

"Petani tidak perlu khawatir dan takut akan kekurangan pupuk, karena adanya penambahan alokasi subsidi pupuk sehingga harapannya kebutuhan pupuk petani dapat tercukupi dengan tambahan kuota tersebut," kata Roh Eddy.

Penambahan alokasi subsidi pupuk ini sekaligus menjawab petani di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang khawatir tidak mendapatkan kuota yang cukup. Roh Eddy memastikan terdapat penambahan alokasi subsidi pupuk NPK Kakao untuk petani terdaftar di NTT.

"Penambahan alokasi pupuk Urea dari semula 36.405 ton menjadi 62.228 ton, pupuk NPK dari semula 32.858 ton menjadi 70.244 ton, dan NPK Formula Khusus Kakao (NPK 14-12-16- 4) dari semula 95 ton menjadi 659 ton," tegas Roh Eddy.

Halaman:

Tags

Terkini