humaniora

Sidang Klasis Belu 2023 GMIT Digelar di Jemaat Ebenhaezar Lakafehan

Senin, 11 Desember 2023 | 18:55 WIB
Sidang klasis GMIT Belu

NTTHits.com, Atambua - Gereja Masehi Injili Di Timor (GMIT) Klasis Belu menggelar sidang Klasis Belu tahun 2023 di Jemaat Ebenhaezar Lakafehan, Desa Persiapan Lakafehan, Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu perbatasan RI-RDTL, Senin11 Desember 2023.

Sidang Klasis Belu diawali dengan ibadah pembukaan dipimpin Pdt. Para Mengi Uly. Selanjut dibuka secara resmi oleh Ketua Majelis Klasis Belu Pendeta Yufliana A Wahi Takene, S.Th. yang ditandai dengan pemukulan gong yang dihadiri para Jemaat.

Ketua Majelis Klasis Belu Pendeta Yufliana dalam sambutannya menyampaikan, sidang Klasis ini merupakan sidang akbar, sidang terbesar di lingkup Klasis dan dalam sidang ini akan mengevaluasi perjalanan pelayanan selama satu periode yakni empat tahun.

Baca Juga: Delapan Imigran Gelap Bangladesh Gunakan KTP Indonesia Diamankan di Belu

Selain itu juga menyusun pokok pokok program penjabaran dari HKUP (Haluan Umum Kebijaksanaan Pelayanan). "Dari pokok-pokok program itu akan disusun program pelayanan tahunan setiap tahun selama empat tahun dalam sidang sidang majelis Klasis Belu," ujar dia.

Jelas Pendeta Takene, sidang Klasis ini juga ditetapkan sebagai reuni kumpul bersama para abdi Tuhan, sebuah adat pesta imam. ''Karena itu sidang Klasis mesti dilakukan dengan penuh kegembiraan, gembira menyatu dalam pemahaman untuk perjalanan besok," ungkap dia.

Dituturkan juga, dalam persidangan Klasis ini dilakukan penyusunan pokok pokok program selain menjabarkan HKUP berada dibawah kerangka emas sesuai dengan tema periodik GMIT 2024-2027 yakni lakukanlah keadilan, cintai kesetiaan dan hidup dengan rendah hati dihadapan Tuhan.

Masih menurut Pendeta Takene, berbagai persoalan-persoalan sosial yang ada disekitar kita dan juga yang mengglobal di bidang ekonomi dampak dari pandemi Covid-19, siklon Seroja, virus rabies juga perang Ukraina dan Rusia, selain itu ada persoalan stunting yang mendapat perhatian dalam sidang klasis ini.

Baca Juga: Hijaukan Alam, Kodim 1605/Belu Tanam Anakan Pohon di Desa Fatuketi

"Kita juga berpikir bagaimana untuk meningkatkan kualitas pendidikan GMIT, pemberdayaan ekonomi jemaat dan memberikan perhatian kepada masalah-masalah ekonomi, masalah lingkungan, yang dirusakkan oleh tangan-tangan yang tidak bertanggungjawab semua itu tidak terlepas dari perhatian kita dalam persidangan ini," jelas dia.

Lanjut Pendeta Takene, melalui sidang ini juga akan memilih anggota majelis Klasis yang akan menahkodai pelayanan klasis Belu untuk periode 2024-2027. Oleh karena itu majelis Klasis Belu yang akan terpilih harus berdasarkan pada tema periodik 2024 2027 berlandaskan cinta kasih, kesetiaan, rendah hati dan dengan penuh keadilan.

"Atas nama majelis Klasis kami ucapkan terimakasih untuk semua perangkat pelayanan klasis Belu yang turut mendukung pelayanan selama 4 tahun, terimakasih untuk semua pelayanan dan dedikasi yang telah diberikan selama empat tahun ini," pungkas Pendeta Takene.

Baca Juga: Pentingnya MoU Indonesia-Timor Leste Guna Pengendalian HIV-AIDS di Perbatasan

Sementara itu, Asisten I Setda Belu Nikolaus Umbu K. Birri mewakili Pemda Belu menyampaikan bahwa, sesuai dengan tema persidangan kali ini Lakukanlah Keadilan, Cintai Kesetiaan dan Hidup Dengan Rendah Hati dihadapan Tuhan.

Halaman:

Tags

Terkini