humaniora

Pelabuhan Peti Kemas Tenau Kupang, Esensi Wajah Baru Gerbang Industri dan Ekonomi NTT

Selasa, 12 September 2023 | 13:02 WIB
Suasana Pelabuhan Peti Kemas Tenau Kupang

Dari sisi teknis, menggusung pola operasi penempatan peti kemas searah (one direction) agar tidak banyak ruang hilang, memudahkan pengawasan serta kapasitas muatan dan daya tampung di lokasi jalan menuju laut (seaway) lebih banyak.

Selain itu, perubahan lain yang terlihat yakni pola operasi alat yang dulunya ditempatkan hanya disatu sisi, kini berubah dengan pola penempatan alat saling membelakangi dan saling berhadapan (back to back dan front to front) dengan fungsi dan kelebihan space difungsikan untuk lintasan kabel penerangan, pipa air serta difungsikan untuk jalur truk pengangkut.

Baca Juga: Warga Kota Kupang Senang Dapat Bantuan 10kg Beras Gratis

Dari aspek ticket systempun terintegrasi secara digital, seluruh data peti kemas dapat terlihat dalam di layar monitor pengendali operasi, dari data perusahaan, tarif layanan, ukuran container, perkiraan waktu proses pemuatan hingga posisi peti kemas dapat diketahui petugas.

Pola Kinerja

Pola kerjapun ikut berubah, dibawah divisi meaning and employment , budaya kerja diatur, yang sebelumnya mengunakan sistem shiff yang dibagi dalam 12 jam kerja, kini berubah menggunakan pola kerja rollercoaster, sistem kerja ramai–ramai dengan durasi kerja hanya 4 jam, agar tidak lelah dan jenuh.

“Pola kerja rollercoaster ini baru, mengatur SDM bekerja secara keroyokan, ramai-ramai dengan pola 4 jam kerja agar tidak lelah dan jenuh,”imbuh Januar.

Baca Juga: Bulog NTT Launching Penyaluran Bansos CPP Bagi 584.637 Keluarga Penerima Manfaat

Manager Perencanaan dan Pengendalian Operasi SPTP Pelabuhan Tenau Kupang, Mursito Cahyo, mengatakan, untuk pelayanan peti kemas, dalam seminggu melayani sebanyak 8 kapal dengan total pengangkutan peti kemas bongkar muat sebanyak 350-500 sekali trip.

“Kita dalam seminggu melayani 8 delapan kapal, dengan rata rata mengangkut peti kemas bongkar muat sebanyak 350-500 sekali trip,”kata Cahyo.

Menjadi lokomotif distribusi arus barang, Pelabuhan Tenau secara reguler membawa keluar masuk komoditas–komoditas unggulan terbaik dan berbagai bahan kebutuhan lainnya.

Baca Juga: Orari Lokal Kupang Gelar Raker Bahas Realisasi Program dan Rencana Kerja Organisasi

Pelabuhan Tenau memiliki peran vital dalam kelancaran logistik, membawa keluar komoditas NTT terbaik, kebutuhan pasar dalam negeri maupun luar negeri, seperti asam dari Malaka, kemiri, biji gewang untuk bahan baku aksesoris yang bahkan diekspor ke China,  batu hias asal Kolbano, TTS dan masih banyak lagi seperti hasil laut dan hasil bumi lainnya.

Di arus barang masuk ke NTT, mayoritas berasal dari wilayah Jawa dan Sulawesi berupa kebutuhan pokok, kebutuhan rumah tangga dan bahan bangunan untuk proyek –proyek pemerintah.

“NTT itu semakin berkembang pesat, tugas kita memastikan agar rantai pasok dan arus barang lancar sehingga tidak terjadi kelangkaan,”kata Cahyo.

Halaman:

Tags

Terkini