Kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur NTT Pasif dan Tidak Inovatif

photo author
Lidya Radja, NTT Hits
- Minggu, 18 Juni 2023 | 20:05 WIB
Calon Gubernur NTT, Frans Aba
Calon Gubernur NTT, Frans Aba

NTTHits.com, Kupang - Deklarasikan diri siap maju calon Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Akademisi dan pengusaha muda asal Kabupaten Ende, Frans Aba, menilai kepemimpinan Viktor Laiskodat - Josef Nae Soi sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur NTT periode 2018-2023 pasif dan tidak inovatif.

Penilaian tersebut dilihat dari aspek pertumbuhan ekonomi sejak awal menjabat ditahun 2018-2023, dalam terminologi pertumbuhan ekonomi yang sangat rendah yakni dibawah 1-2persen bahkan sampai 0 persen ditahun 2020-2021, jika dibandingkan dengan kepemimpinan - kepemimpinan Gubernur NTT sebelumnya pertumbuhan ekonomi diatas rata-rata 4-5persen.

Baca Juga: Deklarasi Calon Gubernur NTT, Frans Aba Susun Kekuatan Kultural, Politik dan Kemasyarakatan

"Dari aspek kepemimpinan Viktor Laikodat dan Josef Nae Soi, tidak begitu inovasi dan pasif, dasarnya sederhana saja, saya melihat dari awal menjabat sampai sekarang itu dalam terminologi pertumbuhan ekonomi yang sangat rendah,"kata Akademisi dan pengusaha muda NTT, Frans Aba, Minggu, 18 Juni 2023.

Ia mencontohkan, jika ditilik soal pertumbuhan ekonomi di wilayah Bali, menurut dia, pertumbuhan ekonomi pernah hingga minus 6persen dibawah NTT, namun dalam proses cepat melakukan akumulasi dengan unggulan komperatifnya sehingga rebound atau ekonomi tumbuh tinggi dari minus 6persen menjadi 6 persen.

Hal seperti inilah yang seharusnya dilakukan untuk dievaluasi dan assesmen penilaian dan melakukan tindakan, maka gubernur dan wakil gubernur saat ini, pada tataran pasif dalam pergerakan inovasi dan kreativitas ekonomi ataupun kemasyarakatan, sehingga yang ada hanya aspek rutinitas. 

Baca Juga: Besok, Frans Aba Perkenalkan Diri sebagai Bakal Calon Gubernur NTT

"Kenapa kita tidak bisa seperti Bali, inilah yang kita lihat, kalau bicara aspek rutinitas siapa saja dapat menjadi Gubernur dengan pertumbuhan ekonomi yang semacam itu,"tambah Frans

Menjadi pemimpin itu dalam terminologi kepemimpinan (leadership) pasti menghasilkan aspek manajemen, karena dari dua hal tersebut muncul kebijakan publik (public policy) yang baik. (*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lidya Radja

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X