NTTHits.com, Kupang – Gubernur NTT Melki Laka Lena dan Wakil Gubernur Johanis Asadoma mengajak Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) NTT untuk turut serta dalam pembangunan daerah.
Ajakan ini disampaikan dalam Konferensi Daerah IV GAMKI Tahun 2025 yang digelar di Gereja Jemaat Elim Lasiana, Kota Kupang, pada Jumat, 28 Maret 2025.
Gubernur Melki menegaskan bahwa GAMKI NTT harus mengambil peran strategis dalam pembangunan daerah dengan bersinergi bersama pemerintah.
Baca Juga: Gubernur NTT Melayat ke Rumah Duka Mantan Bupati TTU Raymundus Fernandes
“GAMKI harus aktif berkontribusi dan siap bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi NTT dalam berbagai program pembangunan,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Gubernur Melki mengajak GAMKI untuk berdiskusi bersama Pemprov NTT setelah konferensi ini guna membahas berbagai rencana pembangunan ke depan.
“Kami ingin kolaborasi ini membawa perubahan positif bagi NTT,” tambahnya.
Baca Juga: Gubernur NTT Tinjau RSUD Kefamenanu dan Dapur Makan Bergizi Gratis di TTU
Senada dengan Gubernur, Wakil Gubernur Johanis Asadoma juga menekankan pentingnya peran GAMKI dalam pembangunan daerah.
“Saya berharap GAMKI tetap menjadi pelopor dalam membangun semangat persaudaraan dan toleransi serta terus berkontribusi nyata bagi kemajuan daerah ini. Hasil rumusan program konferensi ini diharapkan mampu memberikan perubahan dalam internal organisasi dan berkontribusi positif bagi NTT,” ujar Wagub Johanis.
Wagub juga menegaskan bahwa pemikiran kritis dan masukan dari GAMKI sangat dibutuhkan untuk mengawal berbagai program pemerintah.
Baca Juga: Gubernur NTT Luncurkan Program Pendampingan Siswa untuk UTBK, TNI/Polri, dan Sekolah Kedinasan 2025
“Anak muda Kristen harus menjadi agen perubahan, tidak hanya di lingkungan gereja tetapi juga dalam kehidupan bermasyarakat. Kepemimpinan transformatif yang berlandaskan moral dan spiritual serta berpikir kreatif dan inovatif menjadi kunci dalam menjawab tantangan zaman,” jelasnya.
Pemerintah Provinsi NTT, lanjut Wagub, telah menyiapkan berbagai program yang membuka ruang bagi pemuda untuk berkreasi, seperti One Village One Product, Gerakan BELI NTT untuk mendorong jiwa kewirausahaan, serta Pengembangan Koperasi Merah Putih di NTT.