Banjir dan Longsor Melanda NTT, Penanggulangan Berjenjang Sesuai Level Bencana

photo author
Yohanes Seo, NTT Hits
- Kamis, 30 Januari 2025 | 13:15 WIB
Konferensi pers PJ Gubernur NTT
Konferensi pers PJ Gubernur NTT

NTTHits.com, Kupang  – Sejumlah daerah di Nusa Tenggara Timur (NTT) dilanda banjir dan tanah longsor akibat curah hujan tinggi pada Februari ini. Wilayah yang terdampak antara lain Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Malaka, dan Kota Kupang.

Meski begitu, penanggulangan bencana masih terkendali sesuai mekanisme yang telah ditetapkan.

Baca Juga: Pj Gubernur NTT Siaga Hadapi Cuaca Ekstrem, Longsor dan Banjir Jadi Perhatian Serius

Penanggulangan Bencana Berjenjang

Penjabat Gubernur NTT, Andriko Noto Susanto memgatakan dalam situasi bencana, terdapat tiga level penanganan, yaitu kabupaten, provinsi, dan nasional.

  1. Level Kabupaten: Jika bencana masih bisa ditangani oleh pemerintah kabupaten, maka Bupati dan timnya bertindak sebagai pihak utama dalam mitigasi dan penanganan darurat.
  2. Level Provinsi: Jika kabupaten mengalami kendala atau kewalahan, maka pemerintah provinsi akan turun tangan untuk mendukung proses penanggulangan.
  3. Level Nasional: Jika bencana dalam skala besar dan provinsi tidak mampu mengatasinya, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akan turun langsung untuk mengendalikan situasi, seperti yang terjadi pada kasus bencana Rewati sebelumnya.

"Sejauh ini, laporan terbaru menyebutkan beberapa titik longsor terjadi di TTS, salah satunya di daerah Soe Putih. Tim penanggulangan bencana telah turun ke lokasi untuk menangani dampak longsor tersebut," katanya.

Baca Juga: Gong Xi Fa Cai! Momen Seru Artis Indonesia Rayakan Imlek 2025: Dari Banjir Rezeki hingga Perayaan Pertama Bareng Buah Hati

NTT Berkontribusi dalam Program Swasembada Pangan Nasional

Di tengah cuaca ekstrem yang melanda, NTT juga mendapat perhatian dari pemerintah pusat. Menteri Pertanian RI baru saja mengunjungi NTT dalam rangka mendukung program swasembada pangan yang dicanangkan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

NTT diproyeksikan menjadi salah satu provinsi utama dalam produksi pangan nasional, dengan beberapa wilayah yang akan dioptimalkan, termasuk TTS, Manggarai, dan Ende.

Baca Juga: Banjir dan Longsor Dominasi Awal 2025, Ini Langkah Cepat BNPB

BMKG Himbau Masyarakat Waspada

Kepala BMKG Eltari Kupang, Sti Nenotek mengatakan berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), curah hujan di NTT akan meningkat signifikan pada Februari ini.

Oleh karena itu, masyarakat dihimbau untuk lebih waspada terhadap potensi bencana, terutama banjir, longsor, dan angin kencang.

BMKG menyediakan layanan informasi cuaca 24 jam, yang bisa diakses melalui:

  • Telepon: (0380) 881613
  • WhatsApp: 1811 39 40 42 64
  • Aplikasi Info BMKG (Android & iOS)
  • Media sosial resmi BMKG

Baca Juga: Bencana Hidrometeorologi Masih Mendominasi Akhir Januari, Longsor dan Banjir Meluas di Sejumlah Wilayah

Masyarakat diharapkan untuk aktif mengakses informasi cuaca harian, termasuk prakiraan hujan, angin kencang, dan suhu ekstrem. Dengan begitu, risiko bencana dapat diminimalisir.

Tetap waspada, selalu cek informasi cuaca, dan jaga keselamatan!***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Yohanes Seo

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X