Gunung Ibu Meletus Delapan Kali, Status AWAS! Evakuasi Warga Dikebut

photo author
Yohanes Seo, NTT Hits
- Jumat, 17 Januari 2025 | 19:45 WIB
Rapat koordinasi penanganan letusan Gunung Ibu
Rapat koordinasi penanganan letusan Gunung Ibu

NTTHits.com, Halmahera Barat – Gunungapi Ibu di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, menunjukkan aktivitas vulkanik tinggi dengan delapan kali erupsi sepanjang Jumat pagi (17/1).

Pos Pemantauan Gunungapi (PGA) Ibu melaporkan bahwa kolom abu teramati setinggi 700 meter di atas puncak hingga pukul 12.00 WIT.

Status Level IV: Tanggap Darurat 14 Hari
Pasca ditetapkannya status Level IV (Awas), Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat resmi mengeluarkan Surat Keputusan Nomor 33/KPTS/I/2025, menetapkan Tanggap Darurat Bencana Erupsi Gunung Ibu selama 14 hari, mulai 15 Januari hingga 28 Januari 2025. Untuk mempercepat penanganan darurat, Pos Komando Penanganan Erupsi telah dibentuk dan berpusat di Kantor Bupati Halmahera Barat, dengan Dandim 1501/Ternate sebagai ketua.

Evakuasi Warga di Zona Bahaya
Pada hari ini, Satgas Penanggulangan Bencana memprioritaskan evakuasi warga di lima desa yang berada dalam zona berbahaya di Kecamatan Tabaru, yaitu:

Baca Juga: Pemerintah Percepat Evakuasi Warga di Radius Bahaya Erupsi Gunung Ibu

Desa Sosangaji

Desa Tuguis

Desa Togoreba Sungi

Desa Borona

Desa Todoke


Kelima desa ini berada dalam radius berisiko terhadap aliran lahar dan lava pijar. Evakuasi akan dibantu personel TNI dan dipantau langsung oleh Pos Komando.

Sebelumnya, warga Desa Sangaji Nyeku—desa terdekat dengan puncak Gunung Ibu (3,7 km)—telah lebih dulu dievakuasi ke titik pengungsian di Gereja Tongotesungi, Desa Akesibu. Hingga Jumat pagi, total pengungsi tercatat sebanyak 221 jiwa.

Imbauan untuk Warga dan Petani Pala
BNPB mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan terkait erupsi Gunung Ibu.

Baca Juga: 120 Warga Evakuasi Mandiri ke Pos Pengungsian Akibat Erupsi Gunung Ibu di Halmahera Barat

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Yohanes Seo

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X