NTTHits.com, Kupang - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan melaksanakan kegiatan gladi lapangan atau simulasi Rencana Kontijensi cuaca ekstrem khususnya angin kencang, banjir dan longsor.
"Kegiatan kita adalah melatih atau simulasi bencana cuaca ekstrem, yang kita uji disini angin kencang banjir dan longsor,"kata Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Kupang, Elsje W.A.Sjioen saat Membuka Kegiatan di Kantor Lurah Oebufu Kupang, Selasa, 29 Oktober 2024.
Baca Juga: BRI UMKM EXPO(RT) 2025: Kesempatan Emas UMKM Indonesia Menembus Pasar Global
Kelurahan Oebufu khususnya di Kampung Amanuban menurut Elsje, merupakan wilayah terdampak yang pernah mengalami cuaca ekstrem sebelumnya, yakni saat kejadian bencana Seroja beberapa waktu lalu, satu kejadian yang menimbulkan beberapa jenis bencana ikutan, saat itu angin kencang, disertai hujan dan longsor.
Sehingga simulasi hari ini tujuannya melatih para relawan - relawan yang terdiri dari beberapa komunitas yang ada dikelurahan setempat, yang nantinya saat bencana terjadi akan bersama- sama dengan BPBD di lokasi evakuasi akhir.
Baca Juga: 28 OPD Kota Kupang Ikut Ramaikan Lomba Goyang Viral Ayam Kaki Kuning
Lurah Oebufu, Zeth Batmalo, mengatakan, simulasi Rencana Kontijensi cuaca ekstrem khususnya angin kencang, banjir dan longsor bagi komunitas warga tanggap bencana di kelurahan Oebufu merupakan inisiasi BPBD yang pertama kali dilaksanakan untuk masyarakat.
Sehingga diharapkan pengenalan, pembelajaran untuk masyarakat bagaimana mengantisiapsi kemungkinan bencana itu terjadi, dengan melatih masyarakat bisa terus mengetahuai tindakan apa yang harus dilakukan saat bencana terjadi.
"Ini pertama kali simulasi bagi masyarakat, dan saya berharap komunitas warga tanggap bencana dapat pengenalan, pembelajaran untuk antisipasi jika ada bencana, semoga kelurahan-kelurahan yang lain juga dapat mengikuti kegiatan ini,"kata Zeth Batmalo.
Baca Juga: Ombudsman RI Minta Dinas Sosial NTT Buka- Bukaan Data Peserta BPJS Kesehatan
Simulasi-simulasi rencana kontijensi bagi warga yang tergabung dalam komunitas- komunitas atau relawan tanggap bencana menjadi salah satu upaya keterlibatan masyarakat serta menambah wawasan, pengetahuan dan bagaimana tindak lanjut tanggap terhadap suatu kejadian bencana yang akan terjadi. (*)