Pj. Wali Kota Kupang Buka Festival Seni Budaya Exotic Naikoten 1 dan Luncurkan Dua Program Unggulan

photo author
Lidya Radja, NTT Hits
- Sabtu, 19 Oktober 2024 | 20:02 WIB
PJ Wali Kota Kupang bersama Ketua DPRD Kota Kupang saat Buka  Festival Budaya
PJ Wali Kota Kupang bersama Ketua DPRD Kota Kupang saat Buka Festival Budaya

NTTHits.com, Kupang - Pj Wali Kota Kupang, Linus Lusi, secara resmi membuka Festival Seni Budaya, UMKM Expo, dan Lomba Budaya NTT "Exotic Naikoten 1" pada Jumat, 19 Oktober 2024 yang berlangsung di Kantor Lurah Naikoten 1. Selain itu, dalam acara tersebut, ia juga meresmikan dua program unggulan, yakni Festival Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kolaboratif (Fantastik ) dan Data Kota Kupang Terintegrasi (TAKSI).

Turut hadir dalam acara ini Ketua DPRD Sementara Kota Kupang, Richard Odja, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Kota Kupang, Ignasius R. Lega, S.H., kepala perangkat daerah lingkup Kota Kupang, Camat Kota Raja, lurah se-Kecamatan Kota Raja, perwakilan Polsek Kota Raja, perwakilan Bank NTT Capem Kantor Wali Kota, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga Kelurahan Naikoten 1.

Baca Juga: BRI dan BPJS Kesehatan Berkolaborasi Tingkatkan Infrastruktur Layanan Kesehatan di Indonesia

Dalam sambutannya, Pj. Wali Kota, Linus Lusi mengungkapkan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas terselenggaranya festival ini, sekaligus mengapresiasi masyarakat Naikoten 1 yang terus menjaga dan melestarikan budaya lokal. "Festival ini bukan sekadar ajang hiburan, tetapi juga tempat kita semua belajar tentang nilai-nilai kearifan lokal yang diwariskan oleh leluhur kita," ujarnya.

Festival Exotic Naikoten 1, lanjutnya, juga menjadi kesempatan bagi pelaku UMKM lokal untuk memamerkan produk kreatif mereka, diharapkan dapat meningkatkan pemasaran produk serta memperkuat kontribusi ekonomi kreatif dalam mendukung perekonomian daerah.

Baca Juga: Aktivitas Vulkanik Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur Meningkatkan

Di luar acara budaya, Pj. Wali Kota menegaskan komitmennya dalam memperbaiki aksesibilitas dan infrastruktur di wilayah Naikoten 1, termasuk rencana pelebaran jalan menuju Gereja Silo dan penambahan lampu jalan guna meningkatkan kenyamanan warga. Beliau juga menyampaikan bahwa pembangunan Gereja Silo menjadi salah satu prioritas yang diusulkan dalam anggaran 2025.

Pada kesempatan ini, dua program inovatif turut diresmikan. Program Fantastik, yang digagas oleh Kadis Pariwisata Kota Kupang, Josefina Monika D. Gheta, bertujuan untuk mempromosikan pariwisata berbasis kearifan budaya dan ekonomi kreatif. Sementara itu, TAKSI, inisiatif dari Kadis Kominfo Kota Kupang, Ariantje Martje Baun, merupakan sistem integrasi data kota untuk mendukung tata kelola pemerintahan yang lebih transparan dan berbasis data. Kedua program ini diharapkan dapat memperkuat posisi Kota Kupang sebagai kota yang unggul dalam pariwisata dan teknologi informasi.

Baca Juga: Dinas Pendidikan Kota Kupang Klarifikasi Soal Program Makan Siang Gratis

Ketua DPRD Sementara Kota Kupang, Richard Elvis Odja, yang juga merupakan warga Kelurahan Naikoten 1, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang dibangun oleh berbagai pihak, terutama Lurah Naikoten 1, Ketua Panitia, dan Ketua LPM, bersama tokoh masyarakat, agama, dan budaya. Menurutnya, festival ini menjadi salah satu event terbesar dan paling istimewa di Naikoten 1, menjadi bukti bahwa kebersamaan dan gotong royong adalah kekuatan utama masyarakat.

Richard juga menyoroti bahwa keberhasilan Festival Exotic Naikoten 1 ini akan dijadikan contoh untuk event-event serupa di masa mendatang. Ia berkomitmen untuk memperjuangkan peningkatan anggaran bagi kegiatan positif seperti ini agar dapat berlangsung lebih besar dan lebih baik di masa depan tanpa kendala pendanaan.

Baca Juga: BRI dan Pos Indonesia Perkuat Sinergi, Luncurkan Fitur Pengiriman Barang via BRImo

Ketua Panitia, Bepit Bartels, dalam laporannya menyampaikan bahwa Festival Exotic Naikoten 1 bertujuan untuk mempromosikan serta melestarikan kekayaan budaya Kota Kupang. Acara ini juga melibatkan berbagai kegiatan menarik, seperti lomba multietnis, fashion show, tarian tradisional, live musik, dan pelayanan publik. Sebanyak 15 peserta lomba tari dan 50 peserta fashion show turut berpartisipasi, banyak di antaranya merupakan pelaku UMKM.

Untuk menyukseskan festival ini, diperlukan dana sebesar 103,5 juta rupiah yang diperoleh melalui berbagai sumber, termasuk PAD, donatur, sponsor, dan dukungan dari orang tua peserta. Panitia mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung, termasuk Pj. Wali Kota, DPRD Kota Kupang, serta para kepala dinas. Walaupun terdapat beberapa tantangan, panitia berkomitmen untuk terus memajukan budaya dan pariwisata di Kota Kupang melalui festival ini. (*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lidya Radja

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X