Kabupaten Sidenreng Rappang Dilanda Banjir

photo author
Lidya Radja, NTT Hits
- Sabtu, 6 Juli 2024 | 12:21 WIB
anjir di Kabupaten Sidenreng Rappang
anjir di Kabupaten Sidenreng Rappang

NTTHits.com, Sulsel -  Kabupaten Sidenreng Rappang, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) dilanda banjir, kejadian ini dipicu hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi sejak hari Kamis, 4 Juli 2024 pukul 02.05 dini hari WITA.

Bencana banjir ini merendam enam Kecamatan di Kabupaten Sidenreng Rappang, dimana lokasi kejadian berada di Kecamatan Maritengae, Kecamatan Tellu Limpoe, Kecamatan Baranti, Kecamatan Panca Rijang, Kecamatan Dua Pitue, dan Kecamatan Watang Sidenreng.

Baca Juga: Berkat Holding Ultra Mikro Nasabah PNM Mekaar Ini Berani Memulai Investasi

Berdasarkan laporan yang diterima BNPB, tercatat sebanyak 718 KK terdampak dan sebagian diantaranya terjebak banjir, sehingga BPBD Kabupaten Sidenreng Rappang segera melakukan evakuasi guna menyelamatkan para warga yang terjebak banjir.

Kerugian material tercatat sebanyak 718 unit rumah warga, Sembilan fasilitas Pendidikan, tiga fasilitas pemerintah, dan 24 ha sawah terendam. Adapun kerugian lainnya meliputi 500 meter jalan dan 17 meter tanggul terdampak.

Baca Juga: Soal Berita Pemberhentian Ketua KPU, Dewan Pers Minta Kerja Jurnalistik Hormati Hak Privasi Subjek Berita

Dilaporkan saat ini sebagian banjir yang merendam enam Kecamatan di Kabupaten Sidenreng Rappang sudah berangsur surut di beberapa Kecamatan.

BPBD Kabupaten Sidenreng Rappang segera melakukan koordinasi dengan seluruh unsur terkait guna melakukan asesmen dan penanganan baik warga terdampak maupun kerugian material yang terjadi akibat bencana banjir tersebut.

BNPB mengimbau kepada Pemerintah dan seluruh masyarakat Kabupaten Sidenreng Rappang untuk tetap waspada kungkinan banjir susulan dan senantiasa memantau informasi cuaca dari institusi yang berwenang. (*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lidya Radja

Sumber: BNPB

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X