Korban Terdampak Banjir dan Longsor di Kota Bitung Capai 1.786 Jiwa

photo author
Lidya Radja, NTT Hits
- Senin, 8 April 2024 | 11:51 WIB
Kondisi Banjir di Rumah Warga Kota Bitung
Kondisi Banjir di Rumah Warga Kota Bitung

NTTHits.com, Bitung - Sebanyak 1.786 jiwa atau sebanyak 550 Kepala Keluarga (KK) di Kota Bitung, provinsi Sulawesi Utara (Sulut) jadi korban terdampak bencana banjir dan longsor.

Banjir dan Longsor terjadi akibat hujan dengan intensitas tinggi yang berlangsung lama sejak, Minggu, 7 April 2024, peristiwa ini berdampak pada tujuh kecamatan yang ada di Kota Bitung sejak pukul 01.00 WITA.

Baca Juga: Tujuh Kecamatan di Sulut Terdampak Banjir dan Longsor

Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB melaporkan pada pukul 19.08 WIB, tujuh kecamatan terdampak antara lain, Kecamatan Lembeh Utara, Kecamatan Maesa, Kecamatan Madidir, Kecamatan Girian, Kecamatan Aertembaga, Kecamatan Ranowulu dan Kecamatan Matuwari.

Selain warga terdampak, sejumlah insfrastruktur turut alami imbas dari kejadian itu, yaitu 437 unit rumah terendam, lima unit rumah rusak berat dan 11 unit rumah rusak sedang. Satu fasilitas pendidikan terdampak dan beberapa akses jalan tertimbun longsor.

Baca Juga: Dituding Paksa Diri Ikut Pilwalkot, Yuven Tukung Kukuh Maju Jadi Wali Kota Kupang

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bitung dan tim gabungan langsung terjun ke lokasi terdampak guna melakukan pendataan, memberikan bantuan permakanan dan melakukan pembersihan material longsor dengan menggunakan alat berat.

BNPB mengimbau kepada warga dan pemerintah daerah untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi basah, mengingat saat ini sejumlah wilayah masih memasuki musim penghujan.

Baca Juga: Sambut HUT ke-12, BCC Berikan Bantuan 35 sak Semen untuk Paroki Nela

Untuk tanah longsor dapat melakukan penanaman pohon berakar kuat yang dapat mengikat tanah dengan baik pada tebing ataupun lereng bukit. Sementara itu, agar memantau informasi terkini terkait cuaca sebagai langkah awal untuk lakukan antisipasi jika terjadi banjir. (*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lidya Radja

Sumber: BNPB

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X