NTTHits.com, Kupang - Membanggakan, film produksi perdana PH Bintang Cahaya Sinema dan Langit Terang Sinema, "Women From Rote Island" yang diperankan oleh para sineas anak muda asli Nusa Tenggara Timur (NTT) mampu menembus perhelatan bergengsi World Premiere a Window on Asian Cinema Busan International Film Festival.
"Women From Rote Island baru saja kembali dari Busan International Film Festival dan masuk dalam 30 besar kategori World Premiere a Window on Asian Cinema Busan International Film Festival 2023,"kata Produser Women From Rote Island, Rizka Shakira, Senin, 23 Oktober 2023.
Baca Juga: Besok, Menkes Launching Metode Walbachia Inovasi Pengendalian Nyamuk DBD di Kota Kupang
Women From Rote Island menjadi salah satu film Indonesia yang berkompetisi bersama 1.500 film dari berbagai negara dan berhasil masuk dalam 30 besar kategori World Premiere a Window on Asian Cinema Busan International Film Festival 2023.
Film karya sutradara Yeremias Nyangoen, terinspirasi dari kisah yang dekat dengan kehidupan sehari-hari dan diperankan pemain lokal asli NTT, membawa cerita tentang maraknya kasus kekerasan pada perempuan yang masih terjadi hingga saat ini di NTT.
"Film ini 100persen dimainkan oleh anak-anak NTT dan 98persen baru pertama kali didepan kamera dan mampu bersaing di tingkat International,"tambah Rizka.
Baca Juga: The GIRL Fest Lanjut ke Bandung Bersama Nagita Slavina dan Chelsea Islan
Adapun susunan para pemain film Women From Rote Island yakni Van Jhoov sebagai Damar, Irma Rihi sebagai Martha, Putri Moruk sebagai Koba,Orpa Padaleti Boling sebagai Oma Ana, Linda Adoe sebagai Orpa, Yuel Bani sebagai Habel dan Boy Leonard sebagai Kobis.
Salah satu aktor, Van Jhoov, mengatakan, Film Women From Rote Island sampai di Busan International Film Festival 2023 bukan hanya mempromosikan film namun juga menampilkan budaya dan kekayaan alam NTT dimata dunia, menjadi kebanggaan tersendiri apabila semua pihak terutama pemerintah daerah juga ikut mendukung bakat-bakat anak muda asal NTT.
"Seharusnya pemerintah daerah support ini, karena kita bawa nama daerah, mempromosikan apa yang NTT punya, kita anak NTT asli menunjukkan apa yang kita punya dimata dunia, ini yang menjadi kebanggaan,"kata Van Jhov.
Baca Juga: Lepas Tim Sepak bola Persekota Koepang U17: Pj Walikota Ingatkan Jaga Sportifitas
Selain dinobatkan dalam 30 besar World Premiere a Window on Asian Cinema Busan International Film Festival 2023, film Women From Rote Island juga masuk dalam Festival Film Indonesia (FFI) di empat kategori yakni direktor terbaik, film panjang terbaik, skenario asli terbaik, dan sinematografi serta masuk dalam nominasi 20 aktor dan aktris pilihan penonton.
Women From Rote Island akan lanjut berkompetisi keliling dunia hingga akhir tahun 2024 di beberapa ajang film nasional maupun international diantaranya di Barcelona, Manila, Jakarta Film Week, FFI dan JAFF. (*)