hukrim

Aksi Warga Pesisir Bongkar Dugaan Upaya WNA Menuju Australia, Polres Rote Ndao Bergerak Cepat

Selasa, 3 Februari 2026 | 13:01 WIB
Kapolres Rote Ndao (Humas Polres Rote Ndao)

NTTHits.com, Rote Ndao – Kewaspadaan warga pesisir kembali menjadi benteng awal pengamanan wilayah perbatasan. Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Uganda berinisial RMM berhasil diamankan jajaran Polres Rote Ndao setelah diduga hendak melakukan perjalanan laut ilegal menuju Australia melalui perairan Rote Ndao, Senin, (2/2/2026).

Peristiwa ini bermula dari kehadiran RMM di kawasan Pantai Sanama, Kecamatan Rote Barat Daya, yang menarik perhatian nelayan setempat. WNA tersebut tampak aktif mendekati sejumlah nelayan untuk mencari kapal yang bisa disewa. Kepada warga, RMM mengaku ingin memancing ikan dan menjanjikan bayaran sebesar Rp1,5 juta.

Namun, kecurigaan mulai muncul ketika salah seorang nelayan meminta uang muka untuk membeli bahan bakar, permintaan yang justru ditolak oleh RMM. Penolakan tersebut, ditambah sikap dan gerak-gerik yang dinilai tidak lazim, membuat nelayan merasa ada kejanggalan dan segera melaporkannya kepada aparat kepolisian.

Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polres Rote Ndao langsung bergerak ke lokasi. Saat petugas tiba, RMM masih berada di atas kapal nelayan dengan jarak puluhan meter dari garis pantai.
Kasat Reskrim Polres Rote Ndao, AKP Rivai, S.H., menjelaskan bahwa aparat langsung melakukan pendekatan persuasif untuk memastikan situasi tetap kondusif.

“Personel gabungan dari Unit Tipidter, Intelkam, dan Resmob kami kerahkan ke lokasi. Dengan komunikasi yang baik, yang bersangkutan akhirnya bersedia memberikan keterangan,” ujarnya.

Baca Juga: Eks Bos Judi di Sikka Bubarkan Aktivitas Judi di Pasar Bola, Kapolsek Diduga Cuek dan Dilaporkan ke Propam

Dari hasil pemeriksaan awal, RMM mengakui bahwa dirinya berniat melanjutkan perjalanan menuju Australia untuk menemui keluarganya. Ia juga memaparkan riwayat perjalanan lintas negara yang telah ditempuh sejak akhir 2025, mulai dari Uganda, Malaysia, hingga masuk ke Indonesia melalui Bali.

Selanjutnya, RMM diketahui berpindah-pindah wilayah di Indonesia, termasuk Jakarta, Papua, dan Kupang, sebelum akhirnya tiba di Rote Ndao pada pertengahan Januari 2026. Informasi tersebut saat ini masih didalami oleh penyidik.

“Keterangan yang kami peroleh masih bersifat sementara. Karena yang bersangkutan memiliki dokumen paspor, kami akan berkoordinasi dengan Kantor Imigrasi Kupang untuk penanganan lebih lanjut sesuai ketentuan hukum,” jelas AKP Rivai.

Sementara itu, Kapolres Rote Ndao AKBP Mardiono, S.ST., M.K.P., menegaskan bahwa wilayah Rote Ndao memiliki kerawanan tersendiri karena letaknya yang berdekatan dengan Australia. Kondisi ini kerap dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk mencoba melakukan perjalanan lintas negara secara ilegal.
“Kami melihat pola yang hampir sama dalam beberapa kasus sebelumnya. Oleh karena itu, pengawasan wilayah pesisir terus kami tingkatkan,” tegas Kapolres.

Baca Juga: DISARPUS Sikka Luncurkan Program “Wisata Literasi” di Perpustakaan Frans SedaMaumere, Dorong Peningkatan IPLM dan TKM

AKBP Mardiono juga menyampaikan penghargaan kepada masyarakat pesisir yang dinilai semakin sadar akan pentingnya menjaga keamanan wilayah. Menurutnya, keterlibatan aktif warga menjadi faktor krusial dalam mencegah tindak pidana lintas negara, termasuk people smuggling.

“Kecepatan penanganan ini tidak lepas dari peran masyarakat yang mau melapor. Sinergi seperti inilah yang terus kami bangun,” tambahnya.
Untuk sementara, RMM telah diamankan di Mapolres Rote Ndao guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut, sembari menunggu koordinasi lanjutan dengan pihak Imigrasi.

Secara terpisah, Kapolda Nusa Tenggara Timur Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., melalui Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pengawasan terhadap aktivitas WNA di wilayah pesisir dan perbatasan akan terus diperketat.

“Polda NTT berkomitmen menjaga wilayah perbatasan dari segala bentuk pelanggaran hukum lintas negara. Keberhasilan ini menunjukkan kolaborasi yang kuat antara masyarakat dan Polri dalam menjaga kedaulatan NKRI,” ujarnya.

Halaman:

Tags

Terkini