Dipaksa Berhubungan Badan di Siang Hari, Perempuan di Sikka Diancam Akan Ditikam Jika Berteriak

photo author
Yohanes Seo, NTT Hits
- Senin, 19 Januari 2026 | 21:41 WIB
Dipaksa Berhubungan Badan di Siang Hari, Perempuan di Sikka Diancam Akan Ditikam Jika Berteriak. (Mardat)
Dipaksa Berhubungan Badan di Siang Hari, Perempuan di Sikka Diancam Akan Ditikam Jika Berteriak. (Mardat)

NTTHits.com, Maumere — Seorang perempuan berinisial SV, warga Desa Wolonbue, Kecamatan Kewapante, Kabupaten Sikka, menjadi korban dugaan pemerkosaan yang terjadi di siang bolong saat ia sedang bekerja di sebuah warung.


Peristiwa memilukan itu terjadi pada Sabtu, 17 Januari 2026 sekitar pukul 11.30 Wita. Saat kejadian, korban tengah mencuci piring di dalam warung tempatnya bekerja. Tanpa diduga, terduga pelaku berinisial A datang dari arah belakang dan langsung memeluk korban.


Kasi Humas Polres Sikka, Iptu Leonardus Tunga, menjelaskan bahwa pelaku kemudian mencekik leher korban dan membekap mulutnya agar tidak berteriak.

Baca Juga: Salam Literasi! Disarpus Sikka Lakukan Monev Perpustakaan Desa Ribang dan Paubekor


“Pelaku membanting korban ke bale-bale di dalam warung. Korban sempat melawan dan menolak, namun pelaku tetap melakukan pemerkosaan sambil mengancam akan menikam korban jika berteriak,” ujar Leonardus kepada wartawan, Senin (19/1/2026).


Usai kejadian, korban memberanikan diri melapor ke Polres Sikka pada Minggu (18/1/2026). Laporan tersebut tercatat dengan nomor LP/B/8/I/2026/SPKT/Polres Sikka/Polda NTT.


Menindaklanjuti laporan tersebut, polisi langsung melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku. Petugas sempat mendatangi rumah A, namun yang bersangkutan tidak berada di lokasi.

Baca Juga: IWASMA Kabupaten Sikka Rayakan Natal dan Tahun Baru Bersama, Teguhkan Persaudaraan Orang Maluku


Upaya pencarian akhirnya membuahkan hasil. Pada Senin dini hari, 19 Januari 2026 sekitar pukul 00.30 Wita, polisi menemukan A sedang tertidur di rumah peternakan ayam petelur milik keponakannya di Kecamatan Kangae.
Pelaku langsung diamankan dan dibawa ke Mapolres Sikka untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.


Saat ini, penyidik masih mendalami kasus tersebut guna melengkapi berkas perkara. Polisi menegaskan akan memproses kasus ini sesuai ketentuan hukum yang berlaku.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yohanes Seo

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X