NTTHits.com, Kefamenanu – Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Republik Indonesia - Republik Demokratik Timor Leste (Satgas Pamtas RI - RDTL) Sektor Barat, Batalyon Artileri Pertahanan Udara 2/ABW/2 Kostrad (Yonarhanud 2/ABW/2 Kostrad), Pos Wini berhasil menggagalkan penyelundupan Bahan Bakar Minyak (BBM) Subsidi jenis Minyak Tanah.
Selain berhasil menggagalkan aksi Penyelundupan BBM Subsidi, Satuan Yonarhanud 2/ABW/2 Kostrad juga mengamankan seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Timor Leste. Penangkapan terjadi di sekitar jalur tikus perbatasan Pos Wini, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Minggu, 28 September 2025.
Operasi ini dilakukan tim Ambush yang terdiri dari Lettu Arh Felix Rizkha Firano, Sertu Aditya Bahar, Serda M. Haerul, dan Prada Nurul Mufid.
Komandan Satgas Pamtas Batalyon Artileri Pertahanan Udara 2/ABW/2 Kostrad, Mayor Arh Endis Fahrul Rizal, S.Hub.Int., M.Sc yang dikonfirmasi NTTHits.com, Senin, 29 September 2025 membenarkan penggalan tersebut.
"Pada Minggu, 28 September 2025 pukul 05.11 WITA, tim berhasil menyergap seorang wanita berinisial SK (26), yang kedapatan membawa 57 liter minyak tanah yang dikemas dalam 38 botol plastik. SK mengaku tidak memiliki dokumen perjalanan resmi (paspor) dan berencana menjual kembali BBM tersebut di Timor Leste", jelas Mayor Endis.
Pelaku Penyelundupan BBM Subsidi, SK kini diserahkan ke pihak Imigrasi Pos Lintas Batas Negara (PLBN) WIni.
"Selanjutnya, SK diserahkan ke pihak Imigrasi di PLBN Wini untuk kemudian pihak Imigrasi melakukan penyelidikan guna mengetahui apakah ada indikasi kegiatan lain yang dilakukan oleh SK", pungkas Mayor Endis Fahrul Rizal. (*)