ekonomi

Bank NTT Paparkan Potensi UMKM NTT dan Solusi Penurunan NPL di Hadapan Kementerian Perekonomian

Jumat, 24 Januari 2025 | 05:12 WIB
Pertemuan Plt Dirut Bank NTT dan Deputi Perekonomian

NTTHits.com, Jakarta - Bank NTT menggelar pertemuan strategis dengan Deputi 1 Kementerian Perekonomian Bidang Koordinasi Pengelolaan dan Pengembangan Usaha BUMN, Ferry Irawan, serta Asisten Deputi Bidang Jasa Keuangan dan Usaha Bisnis, Gunawan Pribadi, bersama staf.

Pertemuan ini difasilitasi oleh Gubernur NTT terpilih, Emanuel Melkiades Laka Lena, dan membahas berbagai isu penting, termasuk kondisi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Nusa Tenggara Timur, serta upaya penurunan Non-Performing Loan (NPL) kredit KUR.

Dalam pemaparannya, Plt Dirut Bank NTT, Johanis Landu Praing mengungkapkan potensi besar UMKM di NTT, yang didukung oleh melimpahnya sumber daya alam, sektor pariwisata, pertanian, dan peternakan. Berdasarkan data statistik 2023, terdapat lebih dari 200 ribu unit UMKM di NTT.

Baca Juga: Bank NTT, Konflik Kepengurusan Memicu Kekhawatiran Publik

Bank NTT sendiri telah memberdayakan sekitar 16 ribu UMKM, di mana sebagian hasil produksinya telah menembus pasar ritel nasional seperti Alfamart dan Indomaret.

Namun, Bank NTT menghadapi tantangan berat akibat tingginya NPL dalam penyaluran kredit KUR di masa lalu, yang membuat bank ini tidak lagi mendapatkan kuota penyaluran KUR selama beberapa tahun terakhir.

Meski demikian, Bank NTT telah melakukan berbagai upaya penyelamatan melalui penghapusan buku dan penagihan kredit bermasalah, yang kini menunjukkan hasil positif dengan tren penurunan NPL.

Baca Juga: Piet Jemadu: Perekrutan Komisaris dan Direksi Bank NTT Harus Dihentikan, Pj Gubernur Jangan Ambil Langkah Strategis

Menanggapi pemaparan ini, Deputi 1 Ferry Irawan memberikan dukungan penuh dan menyampaikan empat solusi konkret:

  1. Hapus Buku Melalui RUPS
    Deputi merekomendasikan agar Bank NTT melakukan hapus buku kredit bermasalah dengan izin Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) untuk menekan angka NPL.

  2. Perbaikan Kelembagaan dan SDM
    Dilakukan perbaikan menyeluruh terhadap kelembagaan, tata kelola, proses kerja, dan kapasitas sumber daya manusia Bank NTT guna meningkatkan akuntabilitas dan daya saing.

  3. Koordinasi Data NPL
    Tim teknis Bank NTT dan Kementerian Perekonomian diminta untuk berkoordinasi terkait data NPL KUR serta menyampaikan laporan resmi mengenai langkah-langkah yang telah dilakukan.

  4. Rekomendasi dari OJK Perwakilan NTT
    Bank NTT diminta memperoleh rekomendasi dari OJK NTT sebagai salah satu syarat penting untuk kembali mendapatkan kuota penyaluran KUR.

Baca Juga: Pemegang Saham Seri B Bank NTT Desak Komisaris Independen Dicopot dari Jabatannya

Halaman:

Tags

Terkini

Sasando Dia, Sinergi Perkuat Ekonomi NTT

Selasa, 3 Maret 2026 | 21:05 WIB