NTTHits.com, Jakarta – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) terus memperkuat posisinya di pasar modal dengan meluncurkan layanan baru dari Bank Kustodian BRI, yakni fitur Multi-Share Class.
Inovasi ini dirancang untuk mempermudah manajer investasi dalam mengelola reksa dana dengan lebih fleksibel, serta memberikan pilihan investasi yang lebih beragam kepada investor.
Direktur Bisnis Wholesale dan Kelembagaan BRI, Agus Noorsanto, menyatakan bahwa layanan ini memungkinkan manajer investasi untuk menawarkan beberapa kelas unit penyertaan dalam satu produk reksa dana, dengan berbagai fitur khusus yang dapat disesuaikan.
Baca Juga: Mantan Kades Nonotbatan TTU Dituntut 3,6 Tahun Kurungan Penjara dan Denda Rp100 Juta
“Dengan Multi-Share Class, manajer investasi kini dapat memberikan pilihan lebih personal kepada investor, baik dari segi biaya pengelolaan, mekanisme pembagian hasil investasi, hingga tingkat minimum pembelian unit penyertaan,” jelas Agus.
Layanan ini tidak hanya mempermudah manajer investasi dalam pengelolaan reksa dana, tetapi juga memberikan solusi bagi investor ritel dan institusi untuk mendiversifikasi aset sesuai dengan kebutuhan, profil risiko, dan preferensi mereka.
Dengan berbagai kelas unit penyertaan, investor dapat memilih produk yang paling sesuai dengan ukuran, risiko, dan target return yang diinginkan.
BRI melihat adanya tren menuju solusi investasi yang lebih relevan dan personal bagi investor masa kini. “Dengan opsi multi-share class, kami memberikan fleksibilitas yang lebih besar bagi manajer investasi untuk melayani beragam segmen investor dalam satu produk reksa dana,” tambah Agus.
Bank Kustodian BRI memastikan setiap transaksi dan pencatatan dana dilakukan dengan transparansi dan keamanan tinggi, sesuai standar dan regulasi yang berlaku, memberikan rasa aman bagi investor dan kemudahan bagi manajer investasi.
Dengan pengalaman lebih dari 28 tahun melayani pasar modal Indonesia, Bank Kustodian BRI terus mengembangkan layanan berkualitas, termasuk safekeeping, pengelolaan reksa dana, efek beragun aset (EBA), kontrak pengelolaan dana (KPD), dan jasa kustodian lainnya.
Hingga September 2024, Bank Kustodian BRI mengelola total Asset Under Custody sebesar Rp 1.391 triliun.
Peluncuran layanan Multi-Share Class ini diharapkan dapat memperluas akses ke pasar modal bagi masyarakat sekaligus memperkokoh posisi Bank Kustodian BRI sebagai mitra terpercaya di industri investasi tanah air.***