NTTHits.com, Palu, – Upaya menjaga pesisir Indonesia terus digalakkan. Kali ini, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) bersama Relawan Bakti BUMN (RBB) menanam 1.000 pohon mangrove di Desa Towale, Kecamatan Banawa Tengah, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah.
Aksi ini menjadi langkah nyata dalam mencegah abrasi pantai, sekaligus menjaga ekosistem pesisir.
Program penanaman mangrove ini merupakan bagian dari inisiatif Relawan Bakti BUMN (RBB), sebuah kolaborasi antar-BUMN untuk menjalankan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) di seluruh Indonesia.
Baca Juga: PNM Berdayakan Ibu-Ibu Prasejahtera Lewat Rumah Pangan, Dukung Ketahanan Pangan Nasional
Mangrove: Benteng Pesisir dan Harapan Ekonomi Baru
Mangrove bukan hanya benteng alami yang melindungi pesisir dari abrasi dan terjangan tsunami, tetapi juga penopang ekosistem laut yang kaya manfaat. Dalam sambutannya, Direktur Utama PT PNM, Arief Mulyadi, menegaskan pentingnya program ini:
“Penanaman mangrove adalah solusi berkelanjutan untuk menjaga ekosistem pesisir dan mengatasi abrasi. Kami melibatkan masyarakat setempat mulai dari penanaman hingga pemeliharaan, agar program ini terus hidup dan memberikan manfaat jangka panjang.”
Baca Juga: Meet The CEO 2025: PNM Perkuat Sinergi, Dorong Pertumbuhan Berkelanjutan
Arief Mulyadi juga berharap ekosistem mangrove yang sehat dapat menjadi peluang ekonomi baru bagi masyarakat setempat:
“Kami ingin Desa Towale berkembang menjadi destinasi ekowisata yang mendukung perekonomian lokal dan membuka lapangan kerja baru.”
Baca Juga: Sengit Hingga Akhir, Perebutan Tiket Babak Enam Besar PNM Liga Nusantara Memanas
Komitmen pada SDGs: Ekonomi, Sosial, dan Lingkungan
Kegiatan ini sejalan dengan komitmen PT PNM terhadap tiga pilar pembangunan:
✅ Ekonomi: Menciptakan peluang usaha melalui ekowisata.
✅ Sosial: Memberdayakan masyarakat dalam menjaga lingkungan.
✅ Lingkungan: Menjaga ekosistem pesisir dan mencegah bencana.
Baca Juga: PNM Mekaar Meningkatkan Kesejahteraan Perempuan Desa, Solusi untuk Keluar dari Miskin Ekstrem
Program ini juga mendukung pencapaian 17 Indikator Sustainable Development Goals (SDGs), terutama dalam isu:
- Lingkungan: Mitigasi abrasi dan polusi laut.
- Bencana: Mengurangi risiko kerusakan akibat tsunami.
- Ekonomi: Mendorong pengembangan ekowisata berkelanjutan.
Baca Juga: Sinergi PNM dan BPOM, UMKM Pangan Lokal Siap Mendunia
Warisan Hijau untuk Generasi Mendatang
Dengan penanaman 1.000 mangrove ini, PT PNM tidak hanya menghijaukan pesisir, tetapi juga menanam harapan. Harapan untuk masa depan yang lebih hijau, ekonomi yang lebih kuat, dan masyarakat yang lebih tangguh menghadapi bencana.
Melalui aksi nyata ini, PT PNM membuktikan bahwa pelestarian lingkungan dan pemberdayaan ekonomi dapat berjalan beriringan, meninggalkan warisan hijau yang berkelanjutan untuk generasi mendatang.***