Sengit Hingga Akhir, Perebutan Tiket Babak Enam Besar PNM Liga Nusantara Memanas

photo author
Yohanes Seo, NTT Hits
- Kamis, 23 Januari 2025 | 11:04 WIB
PNM Nusantara
PNM Nusantara


NTTHits.com, Jakarta – Babak Pendahuluan PNM Liga Nusantara 2024/2025 hampir mencapai puncaknya, dengan tensi persaingan yang semakin membara. Empat tim di Grup B bersaing ketat untuk memastikan tempat di babak enam besar.

Persekabpas Pasuruan memimpin klasemen dengan 24 poin, namun posisi mereka belum aman karena dikejar NZR Sumbersari, Persiba Balikpapan, dan Waanal Brothers yang hanya terpaut satu poin di peringkat kedua hingga keempat.

Dua laga terakhir akan menjadi laga hidup mati, mengingat hanya tiga tim teratas dari setiap grup yang berhak melaju ke babak enam besar.

Baca Juga: PNM Mekaar Meningkatkan Kesejahteraan Perempuan Desa, Solusi untuk Keluar dari Miskin Ekstrem

Di Grup A, Tornado FC asal Pekanbaru telah memastikan satu tiket dengan raihan 26 poin dari 13 pertandingan. Namun, drama perebutan dua tiket tersisa masih berlangsung sengit. Empat tim—Sumut United dan PSGC Ciamis dengan 23 poin, Persikab Bandung (22 poin), serta Persipasi (20 poin)—masih berpeluang. Duel penentu akan mempertemukan Persipasi dengan Sumut United, sementara PSGC Ciamis akan bertarung dengan Persikab Bandung.

Format Kompetisi: Antara Babak Enam Besar dan Play-off Degradasi
PNM Liga Nusantara 2024/2025, kompetisi semi-profesional yang menggantikan Liga 3, hanya memberi kesempatan kepada tiga tim terbaik dari masing-masing grup untuk melaju ke babak enam besar. Tim-tim yang gagal akan bertarung di babak play-off degradasi untuk menentukan siapa yang bertahan dan siapa yang harus turun kasta musim depan.

Baca Juga: Wujudkan Asta Cita Presiden, Wamen UMKM Dorong Nasabah PNM Mekaar Naik Kelas dan Transformasi Ekonomi

PNM Liga Nusantara: Angin Segar Sepak Bola Nasional
Resmi diluncurkan pada Desember 2024 oleh PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB), PNM Liga Nusantara membawa semangat baru bagi pembangunan sepak bola nasional. Kompetisi ini diikuti 16 tim dari seluruh Indonesia, mulai dari Sumatera hingga Papua, dan berlangsung dari 13 Desember 2024 hingga 26 Februari 2025.

Dengan dukungan dari PT Permodalan Nasional Madani (PNM), liga ini diharapkan menjadi ajang lahirnya talenta-talenta muda berbakat. Ketua Umum PSSI sekaligus Menteri BUMN, Erick Thohir, menyambut baik kolaborasi ini.

“Liga ini menjadi langkah strategis untuk membangun sepak bola dari akar rumput. Kolaborasi PNM dan PSSI melalui PT LIB adalah bukti nyata komitmen kita terhadap pengembangan talenta nasional,” ujar Erick.

Baca Juga: Sinergi PNM dan BPOM, UMKM Pangan Lokal Siap Mendunia

Direktur Utama PT PNM, Arief Mulyadi, menambahkan bahwa dukungan ini sejalan dengan visi perusahaan dalam membina ekonomi keluarga sejahtera dan pemberdayaan generasi muda. “Kami bangga menjadi bagian dari perjalanan ini. PNM Liga Nusantara bukan sekadar kompetisi, melainkan aktualisasi tanggung jawab sosial untuk mendukung ekonomi kreatif melalui olahraga,” katanya.

Menatap Indonesia Emas 2045
Kerja sama antara PT PNM dan PT LIB ini juga mendukung misi besar Presiden Prabowo Subianto untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045. Dengan mengintegrasikan olahraga, kewirausahaan, dan pemberdayaan masyarakat, liga ini menjadi lebih dari sekadar pertandingan, tetapi juga pondasi pembangunan bangsa.

Kini, semua mata tertuju pada dua pekan terakhir babak pendahuluan. Siapa yang akan melaju ke babak enam besar dan siapa yang harus berjuang di babak play-off? PNM Liga Nusantara membuktikan bahwa semangat persaingan sehat dan kolaborasi dapat menjadi bahan bakar utama bagi kebangkitan sepak bola nasional.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Yohanes Seo

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X