“BRI menerapkan pendekatan komprehensif dalam menilai risiko ESG, mulai dari identifikasi sektor berisiko tinggi hingga penerapan standar mitigasi dampak lingkungan, sosial, dan tata kelola perusahaan,” tambah Ahmad.
Baca Juga: Imunisasi Polio di Kota Kupang Belum Capai Target
Melalui langkah-langkah ini, BRI berharap dapat mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, sekaligus berkontribusi dalam menjaga kelestarian lingkungan.***