Baca Juga: BRI Catat Laba Rp45,36 Triliun di Tengah Tantangan Ekonomi Global
Manager Communication Relations and CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi menjelaskan khusus di wilayah NTT, ditambah sebanyak 3 penyalur BBM satu harga yang ada di Kecamatan Titehena, Kabupaten Flores Timur, Kecamatan Mauponggo Kabupaten Nagekeo di Kecamatan Sabu Timur Kabupaten Sabu Raijua, sehingga saat ini total ada sebanyak 69 SPBU satu harga di NTT.
"Dengan adanya penambahan 3 titik tersebut saat ini total di tahun 2024, sejumlah 69 SPBU BBM Satu Harga telah Pertamina hadirkan di provinsi NTT dan masih akan bertambah karena beberapa spbu sedang dalam tahap pembangunan," jelas Ahad.
Pertamina Patra Niaga berharap program BBM Satu Harga dapat turut mendukung keadilan energi bagi masyarakat dalam mengembangkan kegiatan ekonomi khususnya di wilayah NTT.
BBM Satu Harga merupakan kebijakan pemerintah untuk memberikan kesejahteraan yang merata kepada seluruh masyarakat, meminimalkan ketimpangan sosial dari berbagai daerah untuk mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. (*)