politik

Tabrak Garbrata Bandara, Kru Lion Air Jalani Tes Urine, Ini Hasilnya

Minggu, 29 Januari 2023 | 17:14 WIB
Lion Air

NTTHits.com, Marauke - Pesawat Lion dengan nomor penerbangan JT 794 menabrak Garbrata Bandara Mopah, Merauke, saat hendak take off menuju Bandara Sentani, Kabupaten Jayapura kemarin, Kamis 26 Januari 2023 lalu. Karena itu, kru pesawat Lion Air itu harus menjalani tes urine.

Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro dalam keterangan resminya, menyebutkan hasil pengujian (tes) kesehatan terhadap 2 (dua) awak kokpit dan 5 (lima) awak kabin yang bertugas penerbangan JT-797 rute penerbangan berjadwal domestik dari Bandar Udara Mopah, Merauke, Papua Selatan (MKQ) tujuan Bandar Udara Sentani Jayapura, Papua (DJJ) dalam keadaa Sehat jasmani dan rohani.

Negatif atau tidak terindikasi (tidak konsumsi) alkohol dan Narkoba (Narkotika, Psikotropika dan Bahan Adiktif berbahaya lainnya.

Hasil tersebut terkonfirmasi setelah dilaksanakan 2 (dua) kali pemeriksaan bertahap yang dilakukan tenaga kesehatan berlisensi dari Divisi Satuan Narkotika dan Obat Terlarang Polres Merauke.

Baca Juga: Tabrak Garbrata Bandara Mopah-Marauke, Ini Penjelasan Lion Air

Proses cek kesehatan bagi awak pesawat JT-797 melalui tahapan pengujian yang dilakukan berdasarkan tes urine (urinalisis) sebagai sampel (specimen) untuk mendeteksi kondisi dan tes toksikologi guna mengenali 30 jenis obat-obatan.

Lion Air menegaskan uji spesimen disesuaikan dengan jenis sampel yang diinginkan dan dijalankan mengikuti kaidah kesehatan agar lebih valid untuk menghindari hasil positif palsu atau negatif palsu.

Dalam menjalankan operasional dan layanan penerbangan, Lion Air senantiasa patuh dan selalu melaksanakan pengecekan kesiapan pesawat, pilot dan kru kabin sebelum penerbangan agar aman untuk beroperasi. Semua awak pesawat dan teknisi wajib mengikuti prosedur tes kesehatan dan harus dinyatakan sehat sebelum bertugas.

Baca Juga: Terima Paket Narkoba Via Lion Parcel, Pelajar di Labuan Bajo Dibekuk Polisi

Lion Air menyampaikan seluruh kru pesawat harus mengikuti medical examination (medex) atau Pemeriksaan Kesehatan Bersertifikat yaitu rangkaian tes kesehatan dan tes psikologis yang dijalankan secara berkala (berjadwal) melalui lembaga kesehatan yang ditunjuk oleh regulator (Kementerian Perhubungan).

Kondisi kesehatan fisik dan psikologis (mental) harus memenuhi kualifikasi kesehatan penerbangan, mencakup pemeriksaan fisik, ketajaman visual, kemampuan pendengaran dan pemeriksaan lainnya.

Hasil tes kesehatan terakhir (rekam medis) dari 7 (tujuh) awak pesawat penerbangan JT-797 yang bertugas pada Kamis (26/ 01) menunjukkan memenuhui standar kesehatan penerbangan dan memiliki sertifikat kesehatan penerbangan dari Balai Kesehatan Penerbangan Kementerian Perhubungan di Jakarta.

Dasar standar kesehatan sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 69 Tahun 2017 tentang Peraturan Keselamatan Penerbangan Sipil Bagian 67 (Civil Aviation Safety Regulation Part 67) tentang Standar Kesehatan dan Sertifikasi Personel Penerbangan dinyatakan layak terbang jika telah memenuhi pengujian kesehatan.

Menindaklanjuti kejadian JT-797 di Bandar Udara Merauke, saat ini Lion Air bersama pihak berwenang terkait masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.***

Tags

Terkini