NTTHits.com, Kupang - Mantan Direktur Inalum, Orias Petrus Moedak menyatakan diri siap menjadi Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) 2024-2029. Setelah meninggalkan kampung halamannya di Kupang selama 40 tahun.
"Empat puluh tahun waktu yang cukup untuk pulang membangun kampung halaman," kata Orias saat memberikan keterangan pers, Senin, 10 Juli 2023.
Alasannya maju sebagai bakal calon Gubernur (Bacagub) NTT pada pemilu 2024 mendatang, membangun NTT lebih cepat dan lebih baik. "Kita (NTT) sudah terlalu lama ya begini-begini saja. Tidak perubahan yang berarti," tegasnya.
Baca Juga: Kajian ChildFund Internasional, 58 Persen Anak Remaja di NTT Jadi Korban Perundungan Online
NTT, katanya, butuh orang yang serius dan sungguh-sungguh melakukannya. Jangan bekerja untuk diri sendiri, karena akan berakhir sebagai pencuri. "Kalau mau bangun NTT harus siap miskin. Jadi habis masa jabaran hartanya berkurang, bukan bertambah," tandasnya.
Dia mengaku punya konsep untuk bangun NTT yakni melalui program pemberdayaan masyarakat. Dimana memanfaatkan apa yang ada di NTT. Seperti pertanian lahan kering. "Jadi orang yang datang ke NTT harus mau untuk bekerja," ujarnya.
Konsep lain, lanjutnya, peningningkatan mutu pendidikan, seperti di Israel dan Singapura, mereka tidak punya apa-apa, hanya bermodalkan otak dan maju.
"Tingkatkan pendidikan, karena belajar tak kenal waktu. Saya tak bahas jam masuk sekolah ya," katanya.
Tentang Ories
Orias merantau keluar NTT sejak Oktober 1984 saat menerima beasiswa dari pemerintah pusat melalui Departemen Pendidikan dan Kebudayaan (Depdikbud) untuk melanjutkan SMA dari SMA Negeri 1 Kupang ke SMA Negeri 1 Garut. Besaran beasiswa saat itu sebesar Rp50 ribu sebulan.
Sebelumnya Orias bersekolah di SD Katolik Don Bosko 3 Kupang dan SMP Negeri 2 Kupang. Selesai SMA di Garut, Orias melanjutkan kuliah di Fakultas Ekonomi Universitas Padjadjaran Bandung, jurusan Akuntansi.
Sebagai Akuntan, Orias memulai karir pada Januari 1991 di Kantor Akuntan Santoso Harsokusumo, member of Ernst and Young International.
Sebagai auditor, Orias berpengalaman
melakukan audit umum, audit khusus dan audit investigasi. Orias kemudian bergabung dengan Bahana Group, sebagai Investment Banker di PT Bahana Securities dan Direktur PT Bahana Artha Ventura.