politik

Besok, Frans Aba Perkenalkan Diri sebagai Bakal Calon Gubernur NTT

Sabtu, 17 Juni 2023 | 17:15 WIB
Frans Aba saat berikan keterangan pers

NTTHits.com, Kupang - Dosen Universitas Adma Jaya Jakarta, Fransiskus Xaverius Lara Aba dijadwalkan akan memperkenalkan diri sebagai bakal calon (Balon) Gubernur NTT periode 2024-2029 pada pemilu 2024 mendatang.

Acara perkenalan Frans Aba sebagai balon gubernur itu akan digelar Minggu, 18 Juni 2023 di Aston Hotel dengan menghadirkan 400 peserta dari berbagai sthakholder di NTT.

"Ada sekitar 400 undangan yang akan hadir dalam acara perkenalan Frans Aba sebagai Balon Gubernur NTT," kata Ketua Panitia acara perkenalan Frans Aba, Fidel Nogor kepada wartawan, Sabtu, 17 Juni 2023.

Baca Juga: Rayakan Dies Natalis ke-23, Universitas Timor Tumbuh Jadi Lembaga Pendidikan Bermutu di Perbatasan RI-RDTL

Menurut dia, ada sejumlah pihak yang akan hadir dalam acara tersebut, diantaranya ketua-ketua paguyuban NTT, akademisi dari seluruh Universitas di NTT serta masyarakat NTT.

"Acara ini lebih pada mendengar aspirasi dari masyarakat atau stakholder terkait akan majunya Frans Aba sebagai balon gubernur," katanya

Dia menjelaskan awalnya acara ini dikemas dalam bentuk deklarasi Fans Aba sebagai balon gubernur NTT. Namun terkendala regulasi dan waktu dari Frans Aba yang terbatas, sehingga acara lebih pada perkenalan Frans Aba.

"Ya, bukan deklarasi, tapi perkenalan Frans Aba sebagai balon gubernur," tandasnya.

Baca Juga: Gunakan Name Tag KPK, Ketua Araksi NTT Ancam dan Peras Rofinus Fanggidae Ratusan Juta Rupiah.

Balon gubernur NTT, Frans Aba mengatakan ada beberapa alasan, sehingga dirinya ingin maju sebagai balon gubernur NTT, diantaranya masalah kemiskinan di NTT.

"NTT masih berada di urutan ketiga termiskin di Indonesia, dibawah Papua dan Papua Barat, karena pertumbuhan ekonominya sangat rendah," katanya.

Masalah lain, kata dia, yakni Sumber Daya Manusia (SDM) NTT yang masih sangat rendah. "Kemiskiblnan ekstrem kita 30 persen. Stunting paling rendah di seluruh Indonesi," katanya.

Baca Juga: Pekerja Terdaftar Jaminan Sosial Ketenagekerjaan di Kota Kupang Hanya 43.591 Orang

Korupsi di NTT juga tinggi, indeks mencapai 7 persen lebih, serta infratsruktir juga paling parah dibanding dari daerah lain.

Halaman:

Tags

Terkini