NTTHits.com Jakarta – Ketua Dewan Pengurus (DP) Korpri nasional Prof. Zudan Arif Fakrulloh mengajak seluruh ASN agar bersifat netral pada pemilu 2024 mendatang.
"Siapapun presidennya ASN tetap anggota KORPRI, netralitas ASN betul-betul sangat diharapkan di tahun politik," tegas Prof. Zudan.
Menurut dia, program penguatan karakter sesuai dengan ideologi Negara, apalagi menghadapi tahun politik 2024. Dimana ASN akan ditarik ke kiri-kanan, dan selalu dianggap berpihak kepada penguasa, padahal sunnatullah ASN adalah netral.
Baca Juga: Cakades Incumbent Yang Terpilih Lagi, Tapi Terindikasi Korupsi Segera Dipanggil Bupati TTU
Hal tersebut ditegaskan Ketua Umum Dewan Pengurus (DP) KORPRI Nasional ketika mengukuhkan Dewan Pengurus KORPRI Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) masa bakti 2022-2027, Senin, 12 Juni 2023 di Auditorium Gedung BKKBN, Halim, Jakarta Timur.
Dia juga mendorong seluruh ASN sebagai anggota Korpri untuk menjadi penggerak penanganan kemiskinan ektrem.
Program KORPRI, menurut dia, melekat dan mendukung program pemerintah. Terkait dengan tugas BKKBN, kata Prof. Zudan, ASN yang merupakan anggota KORPRI didorong sebagai salah satu motor penangan stunting, kemiskinan ekstrim dan perlindungan anak putus sekolah dan ikutannya agar bisa masuk lagi ke bangku sekolah, baik melalui paket A, B, dan C atau ke sekolah formal lainnya.
Baca Juga: Polisi Amankan Dua Terduga Pelaku Tindak Pidana Perdagangan Orang
“Korpri mendukung penuh tugas-tugas pemerintahan, namun tugas ke-Korpri-an harus tetap bisa berjalan, sehingga perlu diupayakan agar bagaimana menjadikan chemistry sesama anggota Korpri semakin akrab, melalui berbagai kegiatan, seperti olahgraga, kesenian, dan kegiatan lainnya," ujar penjabat Gubernur Sulawesi Barat ini.
Selain itu, kata Zudan, KORPRI juga terus mendorong digitalisasi pelayanan publik, digitalisasi birokrasi, dimana ASN bisa bekerja dari manapun dan memperbaiki kecepatan dan kualitas pelayanan. Karena bagaimanapun, sambungnya, sebagian kekuasaan dan pengelolaan negara berada di ujung jari ASN.
"Kalau ASN berkualitas hebat, maka tata kelola Negara juga akan hebat, demikian juga sebaliknya," imbuhnya.
Baca Juga: Polres Malaka Ungkap Terduga Pelaku Perekrut PMI Ilegal
Sementara itu, Kepala BKKBN, dr. Hasto Wardoyo mengapresiasi program-program nasional KORPRI, berupa kegiatan olahraga, MTQ dan umrah, yang menunjukkan adanya keseimbangan antara fisik dan spritualitas. Karena sebagai Abdi Negara harus meningkatkan kualitas kinerja dan karakter yang positif.
Lebih lanjut, Penasihat KORPRI BKKBN ini, meminta ASN anggota KORPRI di lingkungan BKKBN dapat mengubah mindset dan orientasi pelayanan dari focus of interest urusan kuantitas menjadi kualitas, dari yang dulu bekerja keras menurunkan total vertility dan sekarang sebagai motor percepatan penurunan stunting, sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 72 Tahun 2021.