politik

Kasus Penganiayaan, Oknum Anggota Buser Polres TTU Brigpol GT di Sel 5 Hari.

Selasa, 28 Februari 2023 | 09:53 WIB
Ilustrasi pebganiayaan oleh oknum polisi

Kondisi korban penganiayaan, Jemirio Amol (19), diungkapkan orang tua kandungnya, masih mengalami trauma berat atas kejadian yang menimpanya.

Baca Juga: Pegiat Anti Korupsi Dukung Permintaan RUPS LB Bank NTT

"Pagi, setelah kejadian, anak kami tidak ke sekolah lantaran sakit. Sampai sekarang dia sering kaget dan ketakutan, kadang berbicara sendiri akibat terus terngiang suara tembakan beruntun secara brutal malam itu. Dia sangat trauma", ungkap ibu korban.

Informasi yang berhasil dirangkum media ini, pada Senin kemarin,  di Kepolisian Sektor (Polsek) Insana, hadir MK seorang warga Bitauni kecamatan Insana. Ia mengaku berada di TKP dan turut  melakukan penganiayaan terhadap korban.

"Dia mengaku turut menganiaya anak saya. Sehingga siang tadi kami semua hadir di Polsek Insana. Pihak Kepolisian berniat baik memediasi namun saya belum bersedia sebab saya masih harus bicara dengan suami dan keluarga saya", pungkas Getrudis.(*)

Halaman:

Tags

Terkini