NTTHits.com, Kupang - Setelah menuntaskan kunjungan kerja di Kabupaten Timor Tengah Utara dan Timor Tengah Selatan, Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Melki Laka Lena beserta rombongan melanjutkan perjalanan ke Kabupaten Kupang pada Jumat (28/3/2025) malam.
Setibanya di Bendungan Raknamo sekitar pukul 19.00 Wita, Gubernur dan rombongan disambut langsung oleh Bupati Kupang, Yosef Lede, beserta jajaran pemerintah daerah.
Bendungan Raknamo yang terletak di Desa Raknamo, Kecamatan Amabi Oefeto, Kabupaten Kupang, memiliki daya tampung 14 juta meter kubik.
Baca Juga: Gubernur NTT Tinjau 6 Lokasi Strategis di Kabupaten Belu
Dibangun sebagai solusi atas permasalahan air di NTT, bendungan ini berperan penting dalam mendukung sektor pertanian dan ketahanan pangan.
Dalam diskusi dengan Bupati Kupang dan jajaran, Gubernur NTT menekankan pentingnya optimalisasi pemanfaatan air Bendungan Raknamo. Ia menggarisbawahi bahwa irigasi primer, sekunder, dan tersier harus berfungsi maksimal untuk mendukung produksi pertanian di daerah ini.
"Kapasitas air di Bendungan Raknamo harus dimanfaatkan secara optimal agar dapat mengairi lahan pertanian di sekitarnya. Ini penting demi meningkatkan hasil produksi pertanian, sejalan dengan instruksi Presiden Prabowo Subianto yang menjadikan NTT sebagai salah satu wilayah pendukung utama swasembada pangan nasional," ujar Gubernur Melki Laka Lena.
Baca Juga: Berkunjung ke Malaka, Gubernur NTT Minta Pemda Manfaatkan Bendung Benenain untuk Pertanian
Tinjau Puskesmas Oesao, Pastikan Program CKG Berjalan Lancar
Setelah meninjau Bendungan Raknamo, Gubernur NTT bersama Bupati Kupang melanjutkan kunjungan ke Puskesmas Oesao. Tujuan utama dari kunjungan ini adalah untuk memastikan pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi warga yang berulang tahun pada bulan Februari berjalan dengan baik.
Selain itu, Gubernur juga meninjau implementasi program penanganan tuberkulosis di wilayah tersebut.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur kembali menegaskan bahwa program CKG merupakan salah satu inisiatif unggulan dari Presiden Prabowo Subianto dan harus dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh seluruh masyarakat, tanpa terkecuali.
"Program ini adalah hadiah dari Presiden Prabowo kepada rakyat Indonesia, termasuk masyarakat Kabupaten Kupang. Oleh karena itu, seluruh warga harus memanfaatkan fasilitas kesehatan ini dengan baik. Saya minta seluruh kepala wilayah mendata warganya secara akurat agar semua yang berhak bisa mendapatkan layanan ini," tegas Gubernur.
Selain itu, Gubernur juga menyoroti pentingnya penanganan penyakit tuberkulosis yang masih menjadi tantangan di beberapa wilayah NTT. Ia menegaskan bahwa perhatian terhadap penyakit menular ini harus terus ditingkatkan agar penyebarannya dapat ditekan.