politik

Gubernur NTT Luncurkan Program Pendampingan Siswa untuk UTBK, TNI/Polri, dan Sekolah Kedinasan 2025

Kamis, 27 Maret 2025 | 11:59 WIB
Gubernur NTT saat luncurkan program pendampingan sekolah kedinasan. (Dok. Humas NTT)

NTTHits.com, Kupang – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, secara resmi meluncurkan Program Pendampingan Siswa/i untuk menghadapi seleksi masuk Perguruan Tinggi melalui jalur UTBK, TNI/Polri, dan Sekolah Kedinasan Tahun 2025.

Peluncuran ini ditandai dengan pemukulan gong oleh Gubernur Melki dalam acara yang berlangsung di Aula SMA Negeri 3 Kota Kupang, Kamis (27/3/2025) pagi.

Acara tersebut turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda NTT, Wakil Ketua Komisi V DPRD NTT Winston Rondo, Wakil Rektor I Universitas Nusa Cendana Prof. Dr. drh. Annytha I.R. Detha, M.Si, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT Ambrosius Kodo, Kepala Badan Kepegawaian Daerah NTT Yosef Rasi, serta para Kepala Sekolah dan siswa-siswi yang hadir secara langsung maupun daring.

Baca Juga: Gubernur NTT Tutup SERAMBI 2025: Dorong Ekonomi Lokal Melalui Gerakan Beli NTT dan OVOP

Kehadiran Gubernur disambut meriah dengan atraksi drumband dan tarian tradisional yang dibawakan oleh siswa-siswi gabungan dari berbagai SMA di Kota Kupang.

Siapkan Diri Sejak Dini, Raih Peluang yang Lebih Besar

Dalam sambutannya, Gubernur Melki menekankan pentingnya persiapan matang bagi siswa untuk menghadapi seleksi masuk perguruan tinggi, TNI/Polri, dan sekolah kedinasan yang semakin kompetitif.

"Kesempatan untuk melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi adalah langkah penting agar anak-anak NTT bisa bersaing dan mengembangkan kehidupan yang lebih baik," ujar Gubernur.

Ia menyoroti bahwa persiapan tidak hanya mencakup penguasaan materi akademik, tetapi juga kesiapan mental, kepercayaan diri, dan kondisi psikologis yang baik.

"Pendampingan ini penting agar siswa memahami minat, bakat, keahlian, dan kemampuan mereka sejak dini. Jangan biarkan mereka bingung menentukan pilihan setelah lulus SMA/SMK karena itu bisa berakibat fatal. Guru, orang tua, dan siswa harus duduk bersama, berdiskusi, dan menentukan pilihan terbaik," tegas Gubernur Melki.

Baca Juga: KOMPAK Indonesia Desak Gubernur DKI Jakarta dan Wakil Dukung Proses Hukum Semua Pihak Yang Terlibat Kasus Korupsi di Lingkup BUMD

Potensi Anak-anak NTT Tinggi, Perlu Persiapan yang Matang

Gubernur menegaskan bahwa potensi anak-anak NTT untuk lolos seleksi perguruan tinggi dan sekolah kedinasan sangat besar. Namun, hal tersebut memerlukan persiapan yang serius dan pendampingan yang berjenjang.

"Program ini adalah salah satu Quick Win kami untuk memastikan setiap anak mendapatkan pemahaman yang komprehensif dan mental yang tangguh agar siap menghadapi seleksi dengan percaya diri," jelas Gubernur Melki.

Ia juga menegaskan bahwa program ini akan dikawal secara berjenjang, mulai dari dirinya sebagai Gubernur hingga ke tingkat Kepala Sekolah dan Guru.

"Saya diawasi langsung oleh aktivis, LSM, media, dan DPRD, jadi tanggung jawab ini harus benar-benar kita jalankan dengan baik,” tegasnya.

Baca Juga: Gubernur NTT Serahkan LKPD 2024 ke BPK, Optimis Raih Opini WTP

Kuota NTT Diperjuangkan untuk Ditingkatkan

Gubernur Melki, bersama Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma, berkomitmen untuk memperjuangkan peningkatan kuota siswa NTT dalam seleksi TNI/Polri dan Sekolah Kedinasan.

"Kami ingin anak-anak NTT dipersiapkan lebih optimal, baik dalam hal kedisiplinan, kerja sama tim, hingga kemampuan berpikir kritis dan kreatif agar siap menghadapi dunia yang terus berkembang," ujar Gubernur.

Halaman:

Tags

Terkini