NTTHits.com, Kefamenanu - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), menggelar Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka Evaluasi Penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024, Kamis, 27 Februari 2025.
FGD yang berlangsung di Aula
Hotel Victory 2, Jln. Kartini, Kelurahan Kefamenanu Tengah, Kecamatan Kota Kefamenanu ini selain menghadirkan Mantan Komisioner KPU TTU, Denny Dickson Lay yang bertindak sebagai fasilitator sekaligus nara sumber, KPU TTU juga menggandeng pihak Akademisi, Wakil Rektor (Warek) 2, Bidang Ekonomi dan Keuangan Unimor, Dr. Emanuel Be Haukilo, S.E. M.Si, dan Ketua Ikatan Wartawan Timor Tengah Utara (Intan TTU), Yuventus Abi.
Evaluasi dilakukan secara berjenjang, mulai dari tingkat Kabupaten/Kota, Provinsi, hingga tingkat Nasional oleh KPU RI.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua KPU TTU, Petrus Uskono, S.Pd bersama jajaran Komisioner KPU TTU, Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten TTU, Thelemitro Kapitan, Perwakilan Kapolres TTU, Perwakilan Dandim 1618/TTU, Pimpinan Partai Politik (Parpol), sejumlah eks Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se - Kabupaten TTU serta para Kasubag dan Staf Sekretariat KPU TTU.
Ketua KPU TTU, Petrus Uskono pada kesempatan tersebut mengungkapkan, ada empat aspek yang dibahas bersama dalam FGD tersebut yakni, aspek tahapan, Non Tahapan, Kelembagaan dan aspek Eksternal.
Petrus menjelaskan, tujuan dari pelaksanaan FGD tersebut adalah mengidentifikasi berbagai aspek permasalahan yang mempengaruhi pelaksanaan pemilihan, baik dari sisi teknis, administratif, maupun tingkat partisipasi masyarakat pada perhelatan Pilkada TTU tahun 2024.
Dia berpendapat, dengan adanya masukan atau evaluasi dari berbagai pihak yang hadir dalam FGD ini, dapat dijadikan sebagai dasar perbaikan bagi penyelenggaraan pemilihan pada masa mendatang.
"Dalam FGD ini, kami mengundang berbagai pihak baik dari kalangan Akademisi, Parpol, Media dan Forkopimda serta eks Panitia Ad Hoc dengan maksud agar kita bisa mendapatkan masukan - masukan konstruktif untuk perbaikan penyelenggaraan pemilihan pada waktu - waktu mendatang," ungkap Petrus.
Lanjut disampaikannya, hasil dari FGD ini kemudian akan dirumuskan sejumlah rekomendasi yang akan dituangkan dalam laporan evaluasi yang nantinya akan menjadi acuan bagi KPU TTU untuk menghadapi pemilu berikut.