Baca Juga: Banjir Bandang Landa Jalur Pantura Batang! 6 Kereta Api Terganggu, BMKG Ingatkan Puncak Musim Hujan
Tanda-Tanda Awal Tanah Longsor
Tanah longsor sering datang tiba-tiba. Oleh karena itu, perhatikan tanda-tandanya agar bisa segera menyelamatkan diri!
⚠️ 1. Cuaca Mendung Semakin Gelap
Jika awan mendung semakin gelap dan mulai gerimis, segera jauhi lereng dan cari tempat yang lebih aman.
"Kalau sudah mulai gerimis, segera menjauh dari lereng dan cari tanah yang datar," imbau Dwikorita.
⚠️ 2. Pohon-Pohon di Lereng Miring
Jika melihat pohon atau tiang listrik di lereng mulai miring, itu bisa menjadi tanda tanah di bawahnya mulai bergerak dan berpotensi longsor.
"Jika tegakan di atas lereng mulai miring ke bawah, itu tandanya tanah sudah bergerak!" jelasnya.
⚠️ 3. Muncul Rembesan Air dari Tanah
Jika air tiba-tiba muncul atau merembes dari lereng, terutama jika airnya makin lama makin keruh, segera menjauh.
"Ini menandakan tanah di dalam sudah mulai terkikis, longsor bisa terjadi sewaktu-waktu!" kata Dwikorita.
Baca Juga: Banjir dan Longsor Melanda NTT, Penanggulangan Berjenjang Sesuai Level Bencana
⚠️ 4. Tanah di Lereng Tiba-Tiba Menggembung
Perhatikan permukaan tanah di sekitar Anda. Jika tiba-tiba ada bagian tanah yang menggembung, ini bisa jadi tanda tekanan dari dalam akibat pergerakan tanah.
"Lereng yang tiba-tiba menggembung bisa menjadi tanda bahwa tanah siap longsor," ujarnya.
⚠️ 5. Pintu & Jendela Sulit Dibuka
Jika rumah Anda berada di daerah rawan longsor dan pintu/jendela mendadak sulit dibuka atau tertutup rapat, itu bisa jadi pertanda tanah di bawah rumah mulai bergerak.
"Gawang pintu dan jendela sudah tidak berbentuk asli karena tanah mulai bergeser," tambahnya.
⚠️ 6. Tanah atau Rumah Mulai Retak & Ambles
Tanda paling jelas dari potensi longsor adalah retakan pada tanah, dinding rumah, atau jalan. Jika retakan semakin besar dan tanah mulai ambles, segera tinggalkan area tersebut!