politik

NTT Bersiap Jadi Lumbung Pangan Nasional, Mentan RI dan Pj. Gubernur Andriko Fokus Optimalkan Potensi Daerah

Jumat, 24 Januari 2025 | 20:52 WIB
Mentan didampingi Pj Gubernur NTT

NTTHits.com, KupangNusa Tenggara Timur (NTT) siap melangkah menjadi lumbung pangan nasional. Hal ini ditegaskan Penjabat (Pj) Gubernur NTT, Dr. Andriko Noto Susanto, S.P., M.P., saat mendampingi Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, dalam kunjungan kerja di Kabupaten Kupang, Jumat (24/1/2025).

Mentan Andi bersama rombongan mengawali kunjungan dengan meninjau Bendungan Raknamo di Kecamatan Amabi Oefeto, dilanjutkan ke Bendung Leter T di kawasan Persawahan Mangga Lima, Kupang Timur, dan berdialog langsung dengan petani setempat.

Dalam kesempatan itu, Mentan menegaskan arahan Presiden untuk mewujudkan swasembada pangan demi pengendalian inflasi dan pengentasan kemiskinan.

Baca Juga: Sinergi PNM dan BPOM, UMKM Pangan Lokal Siap Mendunia

“NTT memiliki potensi luar biasa. Dengan optimalisasi irigasi, pemenuhan pupuk, dan perbaikan infrastruktur seperti Bendung Leter T, saya yakin kemiskinan, kemiskinan ekstrem, serta stunting dapat ditekan melalui sektor pertanian. NTT harus segera swasembada pangan,” ujar Mentan Andi.

Dukungan Strategis untuk NTT

Pj. Gubernur Andriko mengungkapkan rasa terima kasih atas dukungan pembangunan infrastruktur pertanian, seperti embung, bendungan, pompa air, dan distribusi pupuk. Menurutnya, program-program ini menjadi langkah nyata menuju kemandirian pangan di NTT.

“Kita masih menghadapi tantangan besar, seperti angka kemiskinan 20 persen, kemiskinan ekstrem 28 persen, dan stunting 37 persen pada tahun lalu. Dengan program swasembada pangan, kita harap masalah ini bisa segera teratasi,” kata Andriko.

Baca Juga: Pj. Gubernur NTT Dorong Produktivitas Lahan untuk Swasembada Pangan

Ia juga memaparkan bahwa NTT memiliki:

  • 300 ribu hektar lahan basah, dengan potensi tambahan 123 ribu hektar untuk dicetak sawah.
  • 4 juta hektar lahan kering yang bisa dimaksimalkan dengan embung.

“Presiden Prabowo telah mendukung pengembangan lahan kering ini saat kunjungan beliau Desember lalu. Kami harap melalui kehadiran Mentan, program ini bisa segera direalisasikan,” tambah Andriko.

Andriko juga mengapresiasi lahirnya Peraturan Presiden Nomor 81 Tahun 2024 tentang Percepatan Penganekaragaman Pangan Berbasis Potensi Lokal. “Ini menjadi fondasi kuat menuju kemandirian pangan. Dengan dukungan ini, saya optimistis NTT bisa menjadi lumbung pangan nasional,” tegasnya.

Baca Juga: BRI Salurkan Rp199,83 Triliun untuk Ketahanan Pangan, Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Kesejahteraan

Kabupaten Kupang sebagai Pilar Pertanian

Pj. Bupati Kupang, Alexon Lumba, turut menyampaikan potensi besar daerahnya. “Dengan sumber daya alam yang melimpah dan bendungan yang mendukung irigasi, Kabupaten Kupang bisa meningkatkan produktivitas pertanian. Target kami, selain mencukupi kebutuhan lokal, juga berkontribusi pada ketahanan pangan nasional,” ujar Alexon.

Bantuan untuk Petani NTT

Dalam kunjungan ini, Kementerian Pertanian menyerahkan bantuan berupa benih padi dan jagung untuk mendukung swasembada pangan di lahan seluas 51.737 hektar. Benih jagung yang diberikan merupakan hasil produksi lokal dengan merek Hibrida Nusa Timore 77 (varietas Nusa-01).

Halaman:

Tags

Terkini