politik

MK Terima 115 Berkas Permohonan Perkara Pilkada Serentak 2024, Termasuk Dari Kabupaten Belu Provinsi Nusa Tenggara Timur

Senin, 9 Desember 2024 | 07:35 WIB
Gedung Mahkamah Konstitusi (MK)

56. Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Bupati Kabupaten Gorontalo Utara
Pemohon: Ridwan Yasin dan Muksin Badar

57.Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Bupati Kabupaten Melawi
Pemohon: Kluisen dan Iif Usfayadi

58. Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Bupati Kabupaten Halmahera Selatan
Pemohon: Bahrain Kasuba dan Umar Hi Soleman

59. Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Bupati Kabupaten Labuhanbatu
Pemohon: Hendri Syahputra Daulay dan Ellya Rosa Siregar.

60. Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Wali Kota Payakumbuh
Pemohon: Supardi-Tri Venindra.

61. Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Bupati Kabupaten Subang
Pemohon: H Ruhimat dan Aceng Kudus

62. Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Bupati Kabupaten Wakatobi
Pemohon: Hamirudin dan Muhamad Ali

63. Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Bupati Kabupaten Bangkalan
Pemohon: Mathur Husyairi dan Jayus Salam

64. Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Bupati Kabupaten Manggarai Barat
Pemohon: Christo Mario Y Pranda dan Richardus Tata Sontani

65. Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Bupati Kabupaten Banjar
Pemohon: Syaifullah Tamliha dan Habib Ahmad Bahasyim

66. Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Bupati Kabupaten Kepulauan Aru
Pemohon: Temy Oersipuny dan Hady Djumaidy Saleh

67. Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Bupati Kabupaten Bengkulu Selatan
Pemohon: Rifai dan Yevri Sudianto

68. Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Wali Kota Solok
Pemohon: Nofi Candra dan Leo Murphy

69. Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Bupati Kabupaten Siak
Pemohon: Alfedri dan Husni Merza

70. Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Bupati Kabupaten Serang
Pemohon: Andika Hazrumy dan Nanang Supriatna

Halaman:

Tags

Terkini