politik

MK Terima 115 Berkas Permohonan Perkara Pilkada Serentak 2024, Termasuk Dari Kabupaten Belu Provinsi Nusa Tenggara Timur

Senin, 9 Desember 2024 | 07:35 WIB
Gedung Mahkamah Konstitusi (MK)

41. Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Wali Kota Bima
Pemohon: Mohammad Rum dan Mutmainnah

42. Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Bupati Kabupaten Ponorogo
Pemohon: Ipong Muchlissoni dan Segoro Luhur Kusumo Daru

43. Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Wali Kota Ternate
Pemohon: Muhammad Syahril Abdurradjak dan Makmur Gamgulu

44. Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Bupati Kabupaten Pasaman Barat
Pemohon: Daliyus K dan Heri Miheldi

45. Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Bupati Kabupaten Aceh Timur
Pemohon: Sulaiman dan Abdul Hamid

46. Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow
Pemohon: Sukron Mamonto dan Refly Stenly Ombuh

47. Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Wali Kota Sabang
Pemohon: Ferdiansyah dan Muhammad Isa

48. Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Bupati Kabupaten Tulang Bawang
Pemohon: Hendriwansyah dan Danial Anwar

49. Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Bupati Kabupaten Konawe Utara
Pemohon: Sudiro dan Raup

50. Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Bupati Kabupaten Halmahera Selatan
Pemohon: Rusihan Jafar dan Muhtar Sumaila

51. Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Wali Kota Sawahlunto
Pemohon: Deri Asta dan Desni Seswinari

52. Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Bupati Kabupaten Kepulauan Talaud
Pemohon: Irwan Hasan dan Haroni Mamentiwalo

53. Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Bupati Kabupaten Bulukumba
Pemohon: Jamaluddin M Syamsir dan Tomy Satria Yulianto

54. Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Bupati Kabupaten Buol
Pemohon: Moh Agris Dwi Putra Amran Batalipu dan Djufrin Dj Manto

55. Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Bupati Kabupaten Gorontalo Utara
Pemohon: Thariq Modanggu dan Nurjana Hasan Yusuf

Halaman:

Tags

Terkini