politik

Rudy Soik Ungkap Mafia BBM dan Disanksi PTDH. HMI Cabang Kupang Desak Kapolri Copot Kapolda NTT Yang Diduga Terlibat Andil Pembungkaman Kasus

Senin, 14 Oktober 2024 | 18:34 WIB
Ketua HMI Cabang Kupang (Muhamad Ali Paokuma)

NTTHits.com, Kupang - Persoalan mafia minyak besar - besaran di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang tengah diungkapkan Ipda Rudy Soik berakhir dengan Pemecatan secara Tidak Hormat.

Ketua Umum HMI Cabang Kupang, Muhamad Ali Paokuma menyayangkan putusan Sidang Kode Etik yang berujung pemecatan tersebut.

Persoalan pemecatan yang terjadi, katanya diduga sebagai bagian dari proses pembungkaman untuk menghilangkan dan menutup akses informasi kepada masyarakat terkait dengan isu Bahan Bakar Minta (BBM) yang sedang terjadi.

Baca Juga: Praktisi Hukum, Matheus Mamun Sare Sebut Siaran Pers Polda NTT, Hanya Alibi Demi Melindungi Oknum Anggota dan Pejabat Yang Terlibat Mafia BBM Subsidi

Menurutnya,  penelusuran awal yang dilakukan oleh Ipda Rudy Soik melalui Surat Perintah Tugas yang diberikan pimpinannya Kombespol. Aldinan Manurung, berhasil mengungkapkan keterlibatan beberapa oknum pejabat dan anggota dari Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT).

"Oknum pejabat dan anggota Polda NTT yang terlibat dalam mafia minyak harus diberantas dan diungkapkan.  Tujuannya agar masyarakat bisa kembali mendapat keadilan dari segi pelayanan dan pengamanan yang harusnya dinikmati oleh masyarakat yang kini dirampas oleh oknum dengan kebiadabannya", tandas Muhamad Paokuma.

Masalah  ini, katanya harus menjadi perhatian serius semua lapisan masyarakat agar persoalan pembungkaman terhadap kebenaran tidak boleh terjadi lagi.
Instansi Kepolisian harus bersih dari hiruk pikuk kriminal, baik itu melalui represif hingga sampai pada tatanan mafia BBM seperti saat ini", tegasnya.

Baca Juga: Mafioso BBM Buka Suara, Hasil Penjualan Ilegal Minyak Subsidi Dibagi Dua. Pengamanan Satu Pintu Lewat Oknum Tipidter Krimsus Polda NTT

Kasus Rudy Soik, pendapatnya harus menjadi pelajaran berharga bahwa kebenaran harus terus diungkapkan dan disampaikan walau jabatan bahkan nyawa harus jadi taruhannya.

"Dengan adanya persoalan ini, harusnya Kapolri,  Jenderal Pol Drs.Listyo Sigit Prabowo melihat persoalan ini sebagai perhatian khusus dan segera mengambil tindakan tegas untuk menyelamatkan dan mengambalikan Citra Institusi Polri yang perlahan mulai memburuk di mata masyarakat", ungkap Muhamad.

Lanjutnya, Kapolri Listyo Sigit Prabowo harus dengan tegas untuk segera membongkar kejanggalan persoalan mafia BBM yang terjadi di NTT dan harus segera mencopot Kapolda NTT karena ikut andil dalam keterlibatan untuk tidak membongkar Mafia BMM yang ada di NTT.

Baca Juga: Kontra Siaran Pers Kabid Humas Polda NTT dan Konferensi Pers Kapolresta soal Kasus BBM Ilegal. Praktisi Hukum : Ada Maladministrasi, Bisa di PTUN kan

"Kita minta ketegasan Kapolri Listyo Sigit Prabowo untuk secara tegas membongkar kejanggalan persoalan mafia BBM di NTT dan harus segera mencopot Kapolda NTT yang diduga  punya andil dalam keterlibatan untuk tidak membongkar kasus mafia BBM di NTT", pungkas Muhamad Paokuma. (*)

Tags

Terkini