NTTHits.com, Kupang - Direktur Yayasan Felix Maria Go, Fransiskus Go yang digadang-gadang maju dalam kontestasi pemilihan gubernur (Pilgub) NTT pada 27 November 2024 mengatakan membangun NTT tidak mesti jadi Gubernur.
"Tidak mesti menjadi seorang gubernur, baru kita membangun NTT," kata Fransiskus Go di Kupang, Sabtu, 4 Mei 2024.
Menurut CEO GMT Institute itu, dengan talenta dan kapasitas yang dimiliki masing-masing orang, maka bisa bersumbangsih dan berkontribusi membangun Bumi Flobamora.
Baca Juga: DPD PAN Belu Buka Pendaftaran Calon Kepala Daerah 2024
"Ngapain tunggu harus jadi gubernur baru kita dengan lantang berteriak, 'saya akan bangun NTT'. 'Saya siap memberikan yang terbaik untuk NTT'. Berbuat dulu lah, biar masyarakat tahu, apa yang sudah kita berikan bagi daerah kita," sentil Fransiscus Go.
Pengusaha asal Timor Tengah Utara itu menandaskan, dengan status NTT masuk kategori daerah tertinggal di Indonesia, sudah saatnya NTT dibangun dari segala aspek, tanpa perlu janji-janji politik.
"Masyarakat sudah pada pintar. Bisa melihat karya dan dedikasi seseorang. Tapi bagi saya pribadi, jika kita komit mau membangun NTT, tak perlu menjadi gubernur," tandasnya.
Baca Juga: Hujan Deras di Sulawesi Selatan 33 Desa Terendam Banjir
Dia mengaku baru saja menjadi pembicara di seminar bertajuk, “SCU for Indonesia, Exploring the Potentials of Remote, Border Areas, and Islands at Eastern Indonesia (Maluku & NTT)" yang diselenggarakan Soegijapranata Catholic University (SCU), Selasa, 30 April 2024 di Theater Thomas Aquinas, Kampus 1 SCU Bendan, Semarang, Jawa Tengah.
"Saat itu, saya katakan, NTT memiliki potensi ekonomi yang jika dikelola secara optimal, akan mensejahterakan masyarakat. Misalnya, komoditi kopi, cokelat, tebu, perikanan dan pariwisata," jelasnya.
"Disitu dibutuhkan komitmen seorang calon gubernur membawa perubahan ke arah yang lebih baik, dengan mengelola komoditi tersebut," pungkasnya. ***